Menjamak Salat Saat Resepsi Pernikahan Bolehkah? –

Editor Ikustrasi. /kemenag
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Saat melaksanakan pesta atau resepsi pernikahan, mempelai wanita biasanya menggunakan pakaian dan riasan wajah atau makeup. Pemakaian tata rias terbilang cukup ribet dan dan menghabiskan banyak waktu. Kemudian ada pertanyaan, apakah boleh jika pengantin perempuan menjamak salat ketika resepsi pernikahan?

Menurut Sebagian ulama seperti Imam Ibnu Sirrin, Imam Nawawi, al-Qaffal dan Abu Ishaq al-Marwazy diperbolehkan menjamak salat bagi pengantin baru yang sedang mengadakan acara walimatul ursy. Akan tetapi dengan catatan, menjamak salat di rumah karena ada keperluan bagi orang yang tidak menjadikannya sebagai kebiasaan.

Adapun alasan kebolehan menjamak tersebut ialah disebabkan adanya kesulitan [musyaqqah], termasuk dalam kasus ini adalah adanya kesulitan melepaskan makeup dan busana setiap masuk waktu salat. Imam Nawawi berkata dalam kitab Syarah Shahih Muslim berikut:

وذهب جماعة من الأئمة الى جواز الجمع فى الحاضر للحاجة لمن لا يتخذه عادة وهو قول ابن سيرين وأشهب من أصحاب مالك

“Sejumlah imam berpendapat tentang diperbolehkannya menjamak salat di rumah karena ada keperluan bagi orang yang tidak menjadikannya sebagai kebiasaan. Ini pendapat Ibnu Sirrin, Asyhab dari pengikut Imam Malik.”

Pendapat serupa juga tercantum dalam kitab Bughyatul Mustarsyidin berikut:

وحكى الخطابي عن ابي اسحاق جوازه في الحضر للحاجة وان لم يكن خوف ولا مطر ولا مرض

“Imam Khatthabi menyebutkan dari Ibu Ishaq mengenai kebolehan jamak shalat di rumah karena ada keperluan, meskipun tidak karena takut, hujan, atau sakit.”

@uli/kemenag

Baca Juga :  Update Corona 22 Juli: 91.751 Positif, 50.255 Sembuh,  4.459 Meninggal

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Meski Sedikit, Bersedekahlah

Sel Okt 31 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda : “Jagalah diri kalian dari neraka, meskipun bersedekah dengan separuh biji kurma. Barangsiapa yang tak mendapatkannya, maka ucapkanlah perkataan yang baik.” Di dalam hadits yang mulia ini : 1. Ada perintah untuk menjaga diri kita dari api neraka, yakni […]