VISI.NEWS | JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.
“Sekolah Rakyat adalah investasi jangka panjang untuk membangun SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Jumat (22/8/2025).
Menurut pria yang akrab disapa BG itu, kehadiran Sekolah Rakyat memberikan harapan baru agar anak-anak tidak berhenti bersekolah. Mereka akan mendapatkan pengajaran dari tenaga pendidik berkualitas, kurikulum yang mendukung, serta asupan gizi memadai melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
BG menambahkan, pendidikan yang merata akan meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa sekaligus membuka peluang hidup lebih layak. Kehadiran Sekolah Rakyat, kata dia, menjadi bukti nyata komitmen negara menghadirkan pendidikan gratis, bermutu, dan merata hingga ke daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).
Ia juga menekankan peran Sekolah Rakyat dalam memperkuat pendidikan karakter dan menanamkan nilai kebangsaan.
“Para guru adalah garda terdepan dalam menanamkan nilai Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika kepada generasi penerus,” tutur mantan Kepala BIN tersebut.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa pada September 2025 akan ada tambahan 65 Sekolah Rakyat yang beroperasi. Dengan demikian, total 165 Sekolah Rakyat telah berdiri pada tahun ini.
Dalam pertemuan dengan sekitar 2.000 guru dan kepala sekolah Sekolah Rakyat di Jakarta, Prabowo menyebut pencapaian tersebut sebagai prestasi luar biasa.
“Ini sangat juga membesarkan hati saya, hari ini, dengan mengetahui, bahwa hari ini kita sudah 100 Sekolah Rakyat yang beroperasi, berdiri dan beroperasi, dan saya juga diberi laporan bulan September ini sudah akan tambah beroperasi 65 sekolah lagi. Saya kira ini sesuatu, prestasi yang menurut saya luar biasa ya,” kata Presiden.
@ffr












