Menlu Rusia Lavrov : Perang Dunia Ketiga akan Menjadi Nuklir dan Destruktif

Editor Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov bertemu dengan timpalannya dari Yunani Nikos Dendias di Moskow, Rusia 18 Februari 2022. /Reuters
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | REUTERS – Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan pada Rabu (2/3/2022), bahwa jika Perang Dunia ketiga terjadi, itu akan melibatkan senjata nuklir dan merusak, kantor berita RIA melaporkan.

Lavrov mengatakan bahwa Rusia, yang meluncurkan apa yang disebutnya operasi militer khusus melawan Ukraina pekan lalu, akan menghadapi “bahaya nyata” jika Kyiv memperoleh senjata nuklir.

Lavrov, yang dikutip oleh kantor berita Rusia RIA dan TASS pada hari Selasa, juga mengatakan bahwa Moskow merasa tidak dapat diterima bahwa beberapa negara Eropa menjadi tuan rumah senjata nuklir AS.

Dia juga mengatakan bahwa Barat tidak boleh membangun fasilitas militer di negara-negara bekas Uni Soviet.

Lavrov mengatakan pada pertemuan perlucutan senjata Jenewa pada hari Selasa bahwa Kyiv telah berusaha untuk memperoleh senjata nuklir, menyebut ini bahaya nyata yang perlu dicegah.

Pada pertemuan yang sama, menteri luar negeri Ukraina menuduh Rusia melakukan kejahatan perang melalui penembakan di negaranya dan menyerukan pertemuan khusus untuk membahas agresi Rusia dan senjata pemusnah massal.

Pada hari Minggu, Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan kepala pertahanannya untuk menempatkan “pasukan pencegahan” negara itu dalam siaga tinggi, menuduh negara-negara Barat mengambil langkah-langkah “tidak bersahabat” terhadap negaranya di tengah invasi Moskow ke Ukraina.

Moskow memiliki gudang senjata nuklir terbesar kedua di dunia dan sejumlah besar rudal balistik yang membentuk tulang punggung pasukan pencegahan negara itu.

Menlu Rusia Lavrov mengatakan sudah waktunya bagi AS untuk mencabut senjata nuklir dari Eropa.

Isolasi Rusia tumbuh ketika pertempuran Ukraina berkecamuk, menyangkal kemenangan awal yang menentukan bagi Putin.

Perundingan gencatan senjata Rusia, Ukraina akan diadakan Kamis di perbatasan Belarus-Polandia. @mpa

Baca Juga :  Bukan Gelombang Panas, Ini Faktor Suhu Kota Bandung Lebih Menyengat

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

SKETSA | Benturan Peradaban (III)

Kam Mar 3 , 2022
Silahkan bagikanOleh Syakieb Sungkar KIRANYA benturan Islam dan Barat yang dimaksud Huntington, dimulai sejak Perang Salib dari abad 11 sampai abad ke-17. Perang Salib pertama kali dicetuskan oleh Paus Urbanus II pada tahun 1095 dalam sidang Konsili Clermont. Ia menghimbau hadirin agar mengangkat senjata membantu Kaisar Romawi Timur melawan orang […]