Menyusul Kasus Pungli, Wali Kota Solo Berjanji Tingkatkan Kesejahteraan Linmas

Editor Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mendengarkan keluh kesah para anggota Linmas soal kesejahteraan dalam silaturahmi setelah munculnya kasus pungli yang melibatkan oknum Linmas./visi.news/tok suwarto.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Setelah muncul kasus pungutan liar (pungli) yang melibatkan oknum anggota satuan perlindungan masyarakat (Linmas), Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, bersilaturahmi dengan 54 personel komandan peleton (Danton) Linmas dari 54 kelurahan se Kota Solo dan 5 Danton Linmas dari 5 kecamatan.

Di pertemuan dalam suasana santai, yang digelar di aula kantor Kecamatan Serengan, pada Rabu (5/5/2021) dan dihadiri Camat se Kota Solo, pejabat Bappeda Pemkot Solo dan Satpol PP, wali kota Solo menerima keluhan dan banyak masukan dari para petugas Linmas. Dia berjanji akan berupaya meningkatkan kesejahteraan para anggota Linmas yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.

Ketika para Danton Linmas yang di Pemkot Solo berstatus sebagai tenaga kontrak dengan perjanjian kerja atau TKPK, wali kota Solo yang akrab disapa Mas Gibran, mendengar keluh kesah dengan seksama dan sesekali mencatat masukan serta harapan para anggota Linmas.

Sebagian besar masalah yang didiskusikan wali kota Solo dengan para anggota Linmas, lebih banyak terkait dengan masalah kesejahteraan dan kebijakan Pemkot Solo untuk meningkatkan kesejahteraan para anggota Linmas Kota Solo.

“Kita pengin melihat masalahnya. Ke depan, kita akan merumuskan kebijakan seperti apa dan langkah-langkah yang harus diambil Pemerintah Kota Solo, terutama untuk kesejahteraan Linmas. Bapak-bapak sudah menyampaikan unek-unek masalah kesejahteraan, itu yang perlu perhatian,” ujar Gibran.

Di depan para anggota Linmas dan para camat se Kota Solo, Gibran mengungkapkan, anggota Linmas adalah garda terdepan yang perlu mendapat perhatian sehingga perlu ditingkatkan dan lebih dijamin kesejahteraannya.

“Linmas itu garda paling terdepan yang berhubungan dengan masyarakat, apalagi dalam situasi seperti ini, ada program Jogo Tonggo. Anggota Linmas yang paling depan dan berada di garda terdepan yang paling riskan terpapar,” katanya lagi.

Baca Juga :  Puluhan Pelajar dan Anarko Diamankan Sebelum Menyusup ke Demo Mahasiswa di Solo

Dia menyatakan, pada masa-masa mendatang tingkat kesejahteraan anggota Linmas harus lebih diperhatikan lagi. Perhatian bukan hanya pas ada pandemi Covid-19, tetapi saat ada anggota yang meninggal, kalau ada Linmas yang punya hajatan dan sebagainya.

“Yang mengamankan situasi siapa lagi, kalau bukan Linmas,” tandas Gibran.

Danton Linmas Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, secara terbuka menyampaikan berbagai masalah yang dihadapi anggota Linmas dalam menjalankan tugas. Dia menyatakan terima kasih kepada Gibran yang bersedia mendengarkan keluh kesah anggota Linmas.

Dia berharap, wali kota Solo dapat lebih memegang tanggung jawab, khususnya dalam mengabdi kepada masyarakat.

“Kami anggota Linmas Kota Solo bangga mempunyai wali kota muda. Jadi, jiwa Linmas juga harus muda, sejalan dengan kebijakan-kebijakan Mas Wali Kota sekarang ini. Semoga disiplin dan tanggung jawab selalu dipegang teguh para anggota Linmas se Kota Solo,” ujarnya.

Sambil menegaskan kembali harapannya agar peningkatan kesejahteraan diperhatikan sehingga para anggota Linmas lebih bersemangat dalam melaksanakan tugas. @tok

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Suara Masyarakat soal Larangan Mudik

Kam Mei 6 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Mulai Kamis (6/5/2021), larangan mudik lebaran 2021 mulai berlaku. Mobilitas masyarakat ke luar kota akan dilarang untuk mencegah penyebaran Covid-19 antardaerah. Beragam komentar pun dilontarkan masyarakat soal kebijakan ini, Edi salah satunya. Pria asal Tulungagung ini tak setuju bila mudik dilarang, bahkan dia menyebut larangan mudik tak […]