Meski Ada Nama “Curug”, Curug Dengdeng Bukan Wisata Air

Suasana alam Curug Dengdeng yang menjadi andalan destinasi wisata Kabupaten Tasikmalaya./visi.news/hana mikail.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Curug Dengdeng di Desa Tawang, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikamlaya, Jawa Barat, sudah menjadi destinasi wisata alam yang terkenal di kalangan wisatawan.

Curug atau air terjun yang lokasinya tidak begitu jauh dari Jalan Raya Cikatomas – Tawang itu menyuguhkan pesona alam yang sangat menakjubkan.

Program petualangan My Trip My Adventure yang tayang di televisi nasional juga pernah mengunjungi dan menikmati pesona alam Curug Dengdeng beberapa tahun silam.

Namun, sayang masih banyak wisatawan yang keliru dan salah paham soal Curug Dengdeng yang menganggap lokasi tersebut sebagai lokasi wisata air, padahal Curug Dengdeng itu lokasi wisata alam.

Kepala Desa Tawang, Mansur Supriadi, terus mengingatkan wisatawan agar tidak salah kaprah saat berkunjung ke Curug Dengdeng.

“Memang banyak yang salah paham dengan Curug Dengdeng ini. Banyak yang menganggap lokasi wisata air padahal lokasi wisata alam. Kami terus mengingatkan warga untuk tidak bermain air di lokasi Curug Dengdeng,” kata Mansur Selasa (7/7).

Mansur menambahkan, ada beberapa titik lokasi yang tidak boleh dijamah oleh wisatawan karena memang berbahaya. Tapi kadang-kadang ada saja wisatawan yang nekat dan tidak mengindahkan imbauan dan larangan pihak pengelola.

Dan dampaknya bisa sangat fatal ketika memaksakan diri untuk mengunjungi lokasi yang dilarang. Itu terjadi beberapa waktu lalu saat salah seorang wisatawan terpeleset saat sedang swafoto di lokasi terlarang dan meninggal dunia.

“Kami bersama pengelola terus memperketat pemantauan di lokasi wisata. Jangan sampai kecolongan ada wisatawan yang nekat ke lokasi terlarang,” katanya.

Sebelumnya pada Sabtu lalu terjadi kecelakaan seorang wisatawan asal Cibalong bernama Erwin (22) terpeleset jatuh saat sedang swafoto dan ditemukan tim SAR sudah meninggal.

Atas peristiwa itu pihak desa bersama pengelola terus mengingatkan para wisatawan untuk tidak main air di lokasi berbahaya. Lokasi yang tidak boleh dikunjungi wisatawan adalah lokasi air terjun paling bawah. Lokasi itu sama sekali tidak boleh dijamah warga.

Mansur mengakui, Curug Dengdeng itu berkaitan dengan air dan banyak yang menganggap kalau ada air dianggap wisata air padahal itu salah karena Curug Dengdeng adalah wisata alam.

“Curug Dengdeng itu objek wisata alam, yang dinikmati keindahan alamnya. Tapi masih banyak yang menganggap sebagai lokasi wisata air. Itu keliru,” kata Mansur.

Ia mengingatkan agar wisatawan paham dengan kondisi Curug Dengdeng. Jangan sampai abai terhadap rambu dan ketentuan yang ada di lokasi wisata.

“Kalau wisata alam itu yang dinikmati alamnya, keindahannya. Bukan main di air nya. Dan kami di lokasi selalu mengingatkan wisatawan untuk tidak bermain air. Apalagi di lokasi yang berbahaya,” katanya.

“Yang kami sajikan di Curug Dengdeng itu keindahan alam dan kulinernya yakni liwet khas Curug Dengdeng yang melegenda dan nikmat,” katanya.

Saat ini kata Mansur pihak Desa terus melakukan pembenahan kawasan agar wisatawan nyaman dan aman saat berkunjung. Curug Dengdeng telah mencuri perhatian banyak warga dan tumbuh menjadi destinasi unggulan di Kabupaten Tasikmalaya.@hml

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Manfaatkan Kunjungan Dapil, Ali Rasyid Kunjungi Pesantren

Sel Jul 7 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI. NEWS – Anggota DPRD Jawa Barat, Ali Rasyid memanfaatkan agenda kunjungan daerah pemilihan dengan menjalin silaturahmi dengan kalangan pesantren di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Hal itu dilakukan politisi muda Gerindra itu untuk lebih merekatkan hubungan silaturahmi dan juga meminta masukan serta saran dari para kiai dan ulama […]