VISI.NEWS | GIANYAR, BALI – PERSIB Bandung harus mengakui keunggulan Persita Tangerang dengan skor 1-2 pada pertandingan pekan ketujuh Super League 2025/26 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (27/9/2025). Gol-gol dari tuan rumah, yang dicetak oleh Javlon Guseynov pada menit ke-42 dan Esal Sahrul di menit 90+2, hanya mampu dibalas oleh gol Beckham Putra Nugraha di penghujung laga, tepatnya pada menit 90+9.
Pelatih PERSIB, Bojan Hodak, menurunkan formasi terbaiknya pada pertandingan kali ini, dengan Adam Przybek sebagai penjaga gawang, serta di lini belakang ada Eliano Reinjders, Julio Cesar, Kakang Rudianto, dan Federico Barba. Di lini tengah, Luciano Guaycochea, Thom Haye, dan Beckham Putra Nugraha dipercaya untuk mengatur permainan, sementara Saddil Ramdani, Uilliam Barros Pereira, dan Ramon “Tanque” De Andrade Souza menjadi ujung tombak serangan.
Sejak awal pertandingan, PERSIB langsung menguasai permainan. Peluang pertama hadir pada menit ke-3, saat Thom Haye melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun, tendangannya masih bisa diantisipasi dengan baik oleh kiper Persita, Igor Rodriguez, yang tampil sangat baik sepanjang laga.
Beberapa menit kemudian, PERSIB mendapat peluang emas untuk membuka keunggulan setelah wasit Eko Saputra memberikan hadiah penalti. Hadiah penalti diberikan setelah bantuan VAR menunjukkan bahwa pemain Persita melakukan handsball di dalam kotak terlarang. Sayangnya, eksekusi penalti Luciano Guaycochea gagal membuahkan gol. Tendangannya diblok sempurna oleh Igor, yang semakin menunjukkan kualitasnya sebagai kiper Persita.
Meski gagal memanfaatkan peluang tersebut, PERSIB terus melancarkan serangan. Pada menit ke-23, Ramon Tanque mendapat peluang lagi melalui tendangan dari luar kotak penalti, namun lagi-lagi Igor mampu menepis bola tersebut dengan sigap. Persita, meski lebih banyak bertahan, mulai melakukan serangan balik dan sempat menciptakan peluang berbahaya.
Pada menit ke-33, Thom Haye kembali mengancam gawang Persita dengan tendangan keras dari luar kotak penalti, tetapi kiper Igor kembali menggagalkan peluang tersebut. Setelah serangkaian peluang gagal dimanfaatkan, petaka datang bagi PERSIB pada menit ke-42. Persita berhasil mencetak gol melalui tendangan bebas jarak dekat yang dieksekusi dengan baik oleh Javlon Guseynov. Gol tersebut membuat skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Persita, yang bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Bojan Hodak mencoba mengubah situasi dengan melakukan dua pergantian pemain sekaligus, memasukkan Wiliam Marcilio dan Andrew Patrick Jung menggantikan Ramon Tanque dan Saddil Ramdani. Kendali permainan tetap berada di tangan PERSIB, dengan dominasi penguasaan bola yang terus menekan pertahanan Persita. Pada menit ke-63, Jung hampir menyamakan kedudukan lewat sundulan di depan mulut gawang, namun bola masih bisa diamankan oleh Igor.
Tertinggal 1-0, PERSIB berusaha keras untuk mengejar ketertinggalan. Pelatih Hodak kembali melakukan perubahan skema permainan, memasukkan Adam Alis, Patrico Matricardi, dan Febri Hariyadi untuk menambah daya serang. Namun, meski terus membombardir pertahanan Persita, gol penyeimbang yang diharapkan tidak kunjung datang.
Sementara itu, Persita yang bermain lebih bertahan, akhirnya mampu mencuri gol kedua di masa injury time. Gol kedua tersebut tercipta melalui serangan balik cepat, dengan Esal Sahrul yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit 90+2, membawa Persita unggul 2-0.
PERSIB tidak menyerah begitu saja. Di menit-menit akhir pertandingan, Beckham Putra Nugraha berhasil mencetak gol balasan yang memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1, melalui sundulan tepat di depan gawang. Meskipun begitu, waktu yang tersisa tidak cukup bagi PERSIB untuk menyamakan kedudukan. Skor 2-1 untuk kemenangan Persita bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kekalahan ini tentunya mengecewakan bagi PERSIB, mengingat mereka tampil dominan sepanjang pertandingan. Namun, pelatih Bojan Hodak dan tim harus segera fokus untuk pertandingan berikutnya, karena perjalanan musim Super League 2025/26 masih panjang. Meskipun gagal meraih hasil positif di Bali, PERSIB tetap harus menjaga semangat juang untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.
@uli












