VISI.NEWS | BANDUNG – Pepaya dikenal sebagai buah tropis kaya gizi yang sering jadi campuran es buah maupun rujak. Selain rasanya segar, pepaya juga bermanfaat untuk melancarkan pencernaan karena kandungan seratnya yang tinggi. Buah ini mengandung vitamin C, folat, magnesium, serta berbagai vitamin dan mineral penting lain.
Meski menyehatkan dan rendah kalori, tidak semua orang dianjurkan mengonsumsi pepaya. Beberapa kelompok justru berisiko mengalami gangguan kesehatan jika mengonsumsinya, terutama dalam kondisi tertentu.
Ibu hamil misalnya, perlu menghindari pepaya mentah karena berpotensi memicu kontraksi rahim dan meningkatkan risiko keguguran. Penderita batu ginjal juga tidak disarankan makan pepaya berlebihan lantaran kandungan vitamin C dapat berubah menjadi oksalat yang membentuk batu ginjal.
Orang dengan alergi lateks berisiko mengalami reaksi alergi akibat papain dalam pepaya. Begitu pula penderita penyakit jantung yang dikhawatirkan mengalami gangguan irama jantung bila konsumsi berlebihan. Selain itu, penderita hipoglikemia harus berhati-hati karena pepaya bisa menurunkan kadar gula darah, sementara penderita hipotiroidisme berisiko mengalami gangguan fungsi tiroid.
Dengan kata lain, meski pepaya dikenal sehat dan kaya manfaat, kelompok tertentu tetap perlu membatasi bahkan menghindari konsumsi buah ini demi menjaga kesehatan.
@ffr