Mewujudkan Konfigurasi Keberkahan Ulama Al-Qur’an Asal Banten, Syaikh Tubagus Ma’mun Al-Bantani

Editor Prof. Dr. Tubagus Bambang Qomaruzzaman, penulis Buku 'Manaqib Syaikh Tubagus Ma’mun Al-Bantani, Al-Quran Mengalir Sampai Hati' (kanan) bersama Abdul Majid Ramdhani (kiri) pada acara memperingati Haul Ke-98 Syaik Tb. Ma’mun Al-Bantani, Pesantren Al-Qur’an Syihabuddin Bin Ma’mun, Caringin Labuan, Pandeglang Banten. Minggu, (10/12/2023). /visi.news/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | PANDEGLANG – Buku ‘Manaqib Syaikh Tubagus Ma’mun Al-bantani, Al-Qur’an, Mengalir Sampai Hati’ karya Prof. Dr. Tubagus Bambang Q-Anees telah diluncurkan pada Minggu, 10 Desember 2023. Buku ini merupakan karya biografi tentang Syaikh Tubagus Ma’mun Al-Bantani, seorang ulama Al-Qur’an asal Banten yang memiliki pengaruh besar dalam pengembangan ilmu Al-Qur’an di Indonesia.

Peluncuran buku ini bertepatan dengan memperingati Haul Ke-98 Syaikh Tubagus Ma’mun Al-Bantani yang diadakan di halaman Pesantren Al-Qur’an Syihabuddin Bin Ma’mun, Caringin, Labuan Pandeglang Banten. Acara ini dihadiri oleh ratusan keluarga besar Bani Syaikh Tubagus Ma’mun Al-Bantani, santri, alumni, dan tamu undangan.

Salah satu putera dari Syaikh Tubagus Ma’mun Al-Bantani, yaitu Tubagus Aang Hasan, memberi apresiasi positif atas hadirnya buku tersebut. Ia mengatakan bahwa buku ini ditulis oleh salah satu keluarga besar, yaitu Prof. Dr. Tubagus Bambang Q-Anees, yang merupakan Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

“Acara haul dan silaturahmi keluarga besar Bani Tubagus Ma’mun Ke-98 ini menjadi ajang temu kangen antar sedulur keluarga besar dari dzuriyat Syaikh Tubagus Ma’mun Al-Bantani, sekaligus dengan launching buku ‘Manaqib Syaikh Tubagus Ma’mun Al-bantani, Al-Qur’an Mengalir Sampai Hati’ ini, saya harap bisa menginspirasi santri-santri maupun alumni yang lain di Pesantren Al-Qur’an Syihabuddin Bin Ma’mun,” ucap Kiai Tubagus Aang Hasan, yang merupakan putera dari KH. Tubagus Achmad Idrisi saat memberikan sambutan pada pembukaan acara.

Ia juga menambahkan bahwa buku ini merupakan karya yang sangat bermanfaat bagi keluarga besar Bani Syaikh Tubagus Ma’mun Al-Bantani, khususnya, serta bagi para santri agar bisa mengenal sosok Syaikh Ma’mun secara lebih dekat melalui karya yang beliau tulis ini.

Baca Juga :  Lepas 322 Calhaj Kabupaten Bandung di Embarkasi, Kang DS, “Insya Allah, calon haji asal Kabupaten Bandung mendapatkan kadeudeuh dari saya”

“Buku Manaqib Syaikh Tubagus Ma’mun ini adalah tentang sprit melanjutkan estafet perjuangan dalam merawat pengamalan Ilmu Al-Qur’an yang telah diwariskan beliau, Almarhum Wal Maghfurlah Asy-syaikh Tubagus Ma’mun Bin Tubagus M. Rafi’uddin. Boleh dikatakan dengan kehadiran buku karya dari Prof. Dr. Tubagus Bambang Qomaruzzaman (Q-Anees) ini sebagai ‘Konfigurasi Keberkahan Ulama Al-Qur’an’ dan karya ini sangat bermanfaat bagi keluarga besar Bani Syaikh Tubagus (Tb) Ma’mun, khususnya serta bagi para santri agar bisa mengenal sosok Syaikh Ma’mun secara lebih dekat melalui karya yang beliau tulis ini. Sebab, tidak semua orang berhasil menerjemahkan ajaran agama ke dalam nilai dan etika juga dalam bentuk karya tulis,” ungkap Tubagus Aang Hasan selaku ketua panitia Haul Ke-98 Syaikh Tubagus Ma’mun Al-Bantani.

Sementara itu, penulis buku, Prof. Dr. Tubagus Bambang Q-Anees, mengungkapkan bahwa niatan awalnya menulis buku ini adalah untuk dokumentasi atau arsip pribadi dan keluarga, setidak-tidaknya sebagai pengingat bahwa leluhur dari keluarga beliau (Syaikh Tubagus Ma’mun) memiliki sejarah besar yang tentu harus diteruskan oleh generasi (dzuriyat)-nya Syaikh Tubagus Ma’mun dalam mengamalkan bidang ilmu Al-Qur’an.

“Saya sangat bersyukur dilahirkan dari ‘rahim’ keluarga dengan nasab baik,” imbuh Ketua Lakpesdam PWNU Jawa Barat tersebut, pada acara memperingati Haul Ke-98 Almarhum Wal Maghfurlah Asy-syaikh Tubagus Ma’mun Bin Tubagus M. Rafi’uddin dan Silaturahmi Bani Ma’mun Al Bantanidi Caringin.

Dia juga mengatakan bahwa tidak mudah menghadapi segala semburan informasi yang berserakan tentang kelangkaan tulisan mengenai Syaikh Ma’mun yang berlimbah hikmah ini. Beliau menegaskan bahwa dari sanad Al-Qur’an Syaikh Ma’mun inilah maka tercetuslah berdirinya Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) yang tengah mencetak sarjana-sarjana Al-Qur’an.

“Tentu tidak mudah menghadapi segala semburan informasi yang berserakan tentang kelangkaan tulisan mengenai beliau, Syekh Ma’mun yang berlimbah hikmah ini. Adapun untuk di ketahui bersama bahwa dari sanad Al-Qur’an Syaikh Ma’mun inilah maka tercetuslah berdirinya Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) yang tengah mencetak sarjana-sarjana Al-Qur’an,” ungkap Prof. Dr. Tb. Bambang Qomaruzzaman (Q-Anees), yang merupakan putera dari Tubagus Anis Fuad bin Tubagus Soleh bin Syaik Ma’mun kepada kontributor media ini saat diwawancarai.

Baca Juga :  Riset F5 Terbaru Mengungkap 79 Persen Konsumen Asia Pasifik Rela Mengorbankan Keamanan Data Demi Kenyamanan

Acara Haul Ke-98 Syaikh Tubagus Ma’mun Al-Bantani dan Silaturahmi Keluarga Besar Bani Syaikh Tubagus Ma’mun Al-Bantani juga diisi dengan berbagai kegiatan seperti khataman Al-Qur’an dan ziarah ke makam Syaikh Asnawi Banten yang lokasinya berada di seberang Pesantren Al-Qur’an Syihabuddin Bin Ma’mun, Caringin Labuan, Pandeglang Banten.

@abdul majid ramdhani

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Persib vs Persik 0 - 2, Bojan, "Tentunya ini hasil yang tidak kami harapkan"

Sen Des 11 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Pelatih Persib, Bojan Hodak memberikan keterangan pers usai pertandingan melawan Persik Kediri di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (10/12/2023). Pelatih Persib Bojan Hodak mengakui timnya tidak bermain bagus saat menghadapi Persik Kediri di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu 10 Desember 2023. Akibatnya, Persib […]