Mobile Qur’an Spesial Tarhib Ramadan 1444 H di Rumah Tahfidz Daarul Ilmi Mumtaza Sumedang

Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SUMEDANG
Tak aneh bila Bandung terkenal dengan kemacetannya, apalagi di beberapa titik perbatasan antar kabupaten atau kota. Sore itu, di tengah padatnya kendaraan yang tumpah ruah membuat Mobile Qur’an PPPA Daarul Qur’an Bandung harus berjuang untuk sampai ke tujuan.

Kali ini Mobile Qur’an akan beraksi di Rumah Tahfizh Daarul Ilmi Mumtaza yang berada di Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Sesampainya di lokasi para santri begitu antusias dengan kedatangan Mobile Qur’an. Bahkan mereka tetap semangat meski harus menunggu untuk bisa mengikuti aksi Mobile Qur’an.

Ada sekitar 42 santri yang mengikuti aksi kali ini, dari mulai santri TK hingga jenjang SMP. Aksi Mobile Qur’an ini dilaksanakan dalam rangka Tarhib Ramadan 1444 H. Diharapkan anak-anak dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menjalani ibadah di bulan suci Ramadan.

Beberapa materi yang disampaikan adalah kewajiban berpuasa, hafalan niat dan berbuka puasa, rukun puasa, membaca Al-Qur’an hingga ibadah-ibadah lain yang dapat dikerjakan di bulan Ramadan.

Kak Bayu memandu jalannya aksi kali ini. Ia memberikan edukasi seputar bulan Ramadan dan keutamaan Al-Qur’an. Banyak dari santri yang mengangkat tangan ketika Kak Bayu mengajukan pertanyaan.

Mereka yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatk hadiah berupa buku atau makanan ringan. Seperti salah satunya Alfaro. Anak 9 tahun itu menjadi peserta terbaik karena keaktifannya selama mengikuti aksi.

Selanjutnya, aksi Mobile Qur’an dipandu oleh Kak Gilar. Berbeda dari trainer sebelumnya, Kak Gilar memberikan edukasi mengenai cinta Qur’an dan cinta Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.

Terakhir merupakan sesi muhasabah yang dilakukan oleh Kak Tanti. Ia berpesan kepada peserta agar berkata dan beperilaku baik kepada orang tua, teman serta orang lain.

Baca Juga :  Santap Nasi Kuning Acara Ultah, Puluhan Warga di Tasikmalaya Keracunan

Kak Tanti mencontohkanya dengan sebuah kertas yang diremas ketika menerima perkataan-perkataan buruk. Kemudian peserta meminta maaf kepada kertas itu, ia akan kembali seperti semula namun tidak sempurna lagi seperti sebelumnya.

Kak Tanti juga memberikan edukasi mengenai sedekah. Tidak lama berselang, Atikah (8) memberanikan diri maju ke depan untuk memberikan hadiah yang sudah dapatnya kepada sahabatnya. Kak Tanti pun memberikan apresiasi kepada Atikah atas kedermawanannya itu.

Tak terasa adzan Maghrib berkumandang, menjadi pertanda hari sudah gelap dan aksi Mobile Qur’an harus ditutup.Aksi pun diakhiri dengan musyafahah antara trainer Mobile Qur’an dan para santri.@nia

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

TUMI Membuka Hari Esok dengan Konsep Imajinasi Ulang dari Koleksi Voyageur yang Menghadirkan Reneé Rapp

Rab Mar 15 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – TUMI, merek perjalanan dan gaya hidup internasional terkemuka, sedang merayakan koleksi Voyageur yang ikonis dengan publikasi terkini dari kampanye Unpack Tomorrow miliknya yang menampilkan penyanyi, penulis lagu, dan aktris, Reneé Rapp. Reneé Rapp membawa Voyageur Valetta Medium Tote Kampanye yang dihadirkan oleh pengarah Todd Tourso […]