Search
Close this search box.

Modalku Genap 10 Tahun, Teguhkan Komitmen Fintech Stabil

Karyawan Modalku merayakan 10 Tahun perjalanan bisnis platform fintech ini. /visi.news/ist

Bagikan :

  • Genap satu dekade beroperasi sejak 2016, Modalku mencatat penyaluran kumulatif Rp 9,2 triliun dan menjaga stabilitas di tengah dinamika industri pinjaman daring.

VISI.NEWS | JAKARTA – Modalku, platform pendanaan digital bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia, menandai satu dekade perjalanannya sejak berdiri pada 2016. Di tengah dinamika regulasi dan siklus industri pinjaman daring (pindar) yang terus berubah, Modalku berkembang sebagai platform pendanaan produktif dengan fondasi stabilitas, keamanan, dan kepercayaan.

Hingga saat ini, Modalku telah menyalurkan pendanaan kumulatif sebesar Rp 9,2 triliun kepada lebih dari 74.000 pemilik usaha di berbagai sektor. Pendanaan tersebut dimanfaatkan untuk menjaga arus kas, meningkatkan kapasitas usaha, serta mendorong ekspansi bisnis UKM secara berkelanjutan.

Sepanjang tahun 2025, penyaluran pendanaan Modalku tercatat meningkat 81% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku UKM terhadap Modalku sebagai mitra pendanaan yang relevan dengan kebutuhan usaha di berbagai fase pertumbuhan.

Country Head Modalku Indonesia, Arthur Adisusanto, dalam keterangan tertulis kepada VISI.NEWS, Kamis (15/1/2026) menyampaikan bahwa keberhasilan bertahan selama sepuluh tahun di industri yang dinamis bukan hanya tentang pertumbuhan. “Bertahan sepuluh tahun di industri yang dinamis bukan hanya soal pertumbuhan, tetapi juga keberlanjutan, tata kelola yang kuat, dan kepercayaan publik,” ujarnya.

Arthur menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari mitra, tim internal, hingga para pelanggan. Fokus Modalku, lanjutnya, adalah menjaga stabilitas dan keamanan pendanaan serta membangun hubungan jangka panjang yang saling percaya antara penerima dan pemberi dana.

Dengan rekam jejak 10 tahun beroperasi, Modalku telah melewati berbagai fase pasar dan dinamika ekonomi global, termasuk tekanan pada awal pandemi COVID-19. Melalui penguatan manajemen risiko dan pembentukan tim khusus restrukturisasi bagi UKM terdampak, Modalku mencatat total recovery sebesar Rp 115 miliar dan kembali mencatat pertumbuhan penyaluran pada 2022 dibandingkan periode sebelum pandemi.

Baca Juga :  PC IPNU–IPPNU Kabupaten Bandung Gelar RAKOORCAB 2026, Perkuat Konsolidasi dan Arah Gerak Organisasi

Stabilitas kinerja Modalku juga tercermin dari rasio Tingkat Wanprestasi 90 hari (TWP90) yang konsisten terjaga di bawah 2%. Capaian ini membuka ruang bagi pengembangan produk pendanaan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik UKM di berbagai tahap pertumbuhan, sekaligus menjaga kualitas portofolio jangka panjang.

Dalam menghadapi perkembangan industri pindar yang semakin kompleks, Modalku terus memperkuat standar keamanan, manajemen risiko, serta kepatuhan terhadap regulasi. Sejalan dengan itu, prinsip keberlanjutan turut diintegrasikan dalam strategi bisnis melalui pendanaan yang mempertimbangkan aspek lingkungan dan sosial, termasuk transisi iklim, ekonomi sirkular, dan pertumbuhan inklusif yang selaras dengan Sustainable Development Goals.

Menatap satu dekade ke depan, Modalku menegaskan komitmennya untuk terus memperluas peran dalam mendukung pertumbuhan UKM di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi, penguatan tata kelola, dan kolaborasi strategis. “Sepuluh tahun bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan yang lebih besar. Kami akan terus mendukung UKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia melalui solusi pendanaan yang stabil, aman, dan terpercaya,” tutup Arthur Adisusanto.

@uli

Baca Berita Menarik Lainnya :