Search
Close this search box.

Mohamed Salah di Titik Persimpangan: Liverpool, Arab Saudi, dan Masa Depan yang Menggantung

Seorang pemain Liverpool m salah berjalan di tepi lapangan saat sesi pemanasan menjelang pertandingan, dengan sorakan penonton memenuhi stadion pada laga malam hari./source:instagram@mosalah

Bagikan :

VISI.NEWS|BANDUNG -Mohamed Salah, ikon serangan Liverpool selama hampir satu dekade, kini berada di persimpangan karier yang berpotensi besar mengubah arah hidupnya. Bintang Mesir itu dilaporkan telah memberikan lampu hijau kepada agennya untuk membuka pembicaraan dengan klub-klub Liga Arab Saudi—menandakan bahwa kepindahan ke Timur Tengah bukan lagi sekadar rumor.

Menurut laporan Foot Mercato, agen Salah, Ramy Abbas Issa, sudah memulai negosiasi dengan juara Liga Pro Arab Saudi, Al-Ittihad, setelah sang pemain memberikan persetujuan awal. Sumber itu menyebutkan bahwa Salah kini lebih terbuka terhadap opsi hijrah dibandingkan setahun lalu.

Langkah ini mencuat di tengah situasi yang berkembang di Liverpool. Meskipun Salah telah memperpanjang kontraknya bersama The Reds hingga 2027, dinamika musim ini menunjukkan tren yang berbeda. Hubungan antara pemain berusia 33 tahun itu dan pelatih Arne Slot dilaporkan memburuk, yang ikut memperbesar pertanyaan seputar masa depannya di Anfield.

Salah pun blak-blakan mengenai ketegangan tersebut dalam wawancara beberapa waktu lalu. “Sepertinya klub telah melempar saya ke bawah bus. Begitulah perasaan saya. Saya rasa sangat jelas bahwa ada seseorang yang ingin saya menanggung semua kesalahan,” ujarnya. Ia juga mengkritik janji-janji yang menurutnya tidak ditepati klub setelah meneken kontrak baru, terutama soal perannya di tim yang kini makin jarang tampil sebagai starter.

“Saya mendapat banyak janji pada musim panas, dan sejauh ini saya justru duduk di bangku cadangan selama tiga laga, jadi saya tidak bisa mengatakan mereka menepati janji,” tegas Salah. Ia bahkan mengisyaratkan perubahan hubungan yang drastis dengan Slot tanpa alasan yang jelas, menyebut bahwa ia merasa tidak lagi diinginkan di klub.

Situasi ini memperkuat daya tarik Liga Pro Arab Saudi bagi Salah, bukan hanya dari sisi finansial tapi juga kesempatan untuk menjadi bagian dari proyek ambisius Al-Ittihad. Klub raksasa Saudi itu tengah melakukan perombakan besar, terutama setelah melepas Karim Benzema dan menjual N’Golo Kante. Kontrak Fabinho yang akan berakhir juga membuka ruang besar dalam struktur gaji mereka, memberi peluang finansial untuk mendatangkan pemain kelas dunia seperti Salah.

Baca Juga :  Pembukaan SIPD untuk Pengajuan Hibah/Bansos 2027

Namun, kepindahan itu juga menjadi sorotan karena performa Salah musim ini terbilang kurang produktif. Ia sedang melalui musim dengan catatan gol terendah sejak bergabung dengan Liverpool pada 2017, dengan hanya enam gol sampai saat ini. Itu menjadi salah satu bahan pertimbangan kritis dalam diskusi mengenai masa depannya.

Meski demikian, negosiasi yang kini sedang berjalan diyakini akan menentukan banyak hal. Bursa transfer musim panas mendatang diprediksi menjadi momen penentu apakah Salah akan meninggalkan Anfield setelah menjadi salah satu ikon terbesar klub di era modern, atau memilih bertahan untuk menyelesaikan kontraknya di Merseyside.

Dengan semua faktor yang berkembang—dari ketegangan internal di Liverpool, daya tarik proyek ambisius di Arab Saudi, hingga dinamika performa di lapangan—masa depan Mohamed Salah menjadi salah satu cerita terbesar yang akan mengisi bursa transfer musim panas 2026.@fajar

Baca Berita Menarik Lainnya :