Momen ETWG, PLN Tambah 2 Pembangkit EBT di Lampung untuk Dongkrak Bauran Energi Bersih

Silahkan bagikan

VISI.NEWS | YOGYAKARTA – Upaya PT PLN (Persero) mendorong pengembangan energi baru terbarukan terus berlanjut. Salah satunya dengan  menyerap listrik yang dihasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Kukusan-2 berkapasitas 5,4 megawatt (MW) dan PLTM Sukarame 7 MW.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) PLTM Kukusan-2 5,4 MW antara PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung dengan PT Arkora Energi Baru, serta financial closing PLTM Sukarame 7 MW antara PLN UID Lampung dengan PT Lampung HydroEnergy.

Penandatanganan tersebut dilakukan di sela perhelatan Energy Transition Working Group (ETWG) G20 di Yogyakarta pada 24 Maret 2022. Ageda ini disaksikan secara langsung oleh Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dan secara virtual oleh Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury.

“Komitmen PLN untuk mendukung energi bersih bukan hanya ucapan, tapi kami tunjukkan dengan langkah nyata. Salah satunya dengan kesiapan kami menyerap listrik yang dihasilkan pembangkit EBT milik pengembang listrik swasta ( independent power producer /IPP),” ungkap Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo.

Melalui kesepakatan yang diteken dari dua PLTM tersebut, komposisi pembangkit EBT dalam bauran energi bakal terus bertambah. Khususnya, di Provinsi Lampung porsi EBT dalam bauran energi menjadi 45 persen pada 2025.

“Di samping meningkatkan bauran EBT, saat beroperasi kedua PLTM ini dapat menghasilkan energi listrik sebesar 75,32 GWh/tahun yang dapat melistriki 56.500 rumah tangga di Lampung,” terang dia.

Adapun, PLTM Sukarame 2×3.5 MW berlokasi di Kab. Lampung Barat sementara PLTM Kukusan 2×2.7 MW Berlokasi di Kab. Tanggamus.

Darmawan menambahkan selain ramah lingkungan, pembangkit EBT ini juga memberikan kontribusi efisiensi penyaluran listrik melalui penurunan BPP Pembangkit hingga 9,3 persen.

Baca Juga :  Kilang Baru Terungkap Memasok Minyak Sawit dari Perusahaan Nakal

Gerak cepat PLN mendorong pengembangan pembangkit listrik berbasis EBT terus dilakukan. Misalnya saja pada 2022, PLN menargetkan pembangkit EBT dengan total kapasitas 648 MW bakal beroperasi.

Hal ini merupakan bentuk upaya PLN untuk mempercepat transisi energi dan mengurangi emisi karbon yang menjadi salah satu agenda penting dalam pertemuan G20 di Indonesia. @alfa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Cek Stok Minyak Goreng, Kapolri Perintahkan Kapolda Jatim Sebar Satgas Pangan

Ming Mar 27 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | SURABAYA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Forkopimda Jatim menggelar sidak ke Pasar Wonokromo Surabaya, mengecek minyak goreng curah yang kini mengalami kelangkaan, Sabtu (26/3/2022). Dalam sidak itu, Sigit mengatakan bahwa distributor telah mengirim 6 ton minyak goreng curah untuk pedagang Pasar Wonokromo. Distribusi itu cukup […]