MU Hancur Lebur Dibantai Watford, Ole Tetap Pede

Editor Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer./afp/paul ellis/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | INGGRIS – Pelatih Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer optimis masih bisa membalikkan keadaan timnya musim ini, meski baru saja dipermalukan Watford 4-1 dalam lanjutan pekan ke-12 Liga Premier Inggris pada Sabtu (20/11/2021) malam tadi.

Ini merupakan kekalahan keempat MU dalam lima pertandingan terakhir di Liga Inggris dan mereka sudah 15 kebobolan dalam periode tersebut.

Setan Merah kini berada di peringkat ketujuh dengan 17 poin, terpaut 12 poin di belakang pemuncak klasemen Chelsea yang akan mereka hadapi di Stamford Bridge pekan depan.

Ditanya apakah dia masih bisa memimpin MU keluar dari tren buruk ini, Solskjaer mengatakan:

“Saya selalu memiliki kepercayaan pada diri saya sendiri, tetapi tentu saja saat ini adalah waktu yang sulit bagi kami.”

“Saya bisa melihat dan saya percaya bahwa pemain dan staf memberikan semua yang mereka miliki, tetapi hasilnya sulit. Namun, saya yakin saya bisa membalikkan keadaan,” kata pelatih asal Norwegia tersebut yang dikutip Reuters usai pertandingan.

Beberapa penggemar MU terlihat melampiaskan kemarahan mereka di akhir pertandingan dan Bruno Fernandes terlihat hampir menangis.

“Saya bisa memahami para penggemar yang telah mendukung kami melalui suka dan duka,” kata Solskjaer. “Ini periode yang sulit. Kami mengalami masa sulit sejak Sir Alex (Ferguson) pergi.”

“Rekrutan di musim panas seperti Jadon Sancho dan Cristiano Ronaldo meningkatkan harapan dan setelah finish kedua musim lalu, kami berharap menjadi lebih baik, tetapi sepertinya kami tidak dapat menemukan performa terbaik. Para penggemar berhak menunjukkan pendapat mereka.”

Menurut gelandang MU Bruno Fernandes, kekalahan timnya disebabkan oleh kurangnya semangat bertarung di babak pertama.

Baca Juga :  PELUANG: Sulap Minyak Jelantah Jadi Biodiesel, Andi Hilmi Raup Rp 200 Juta/Bulan

“Ini salah semua orang, bukan hanya pelatih atau beberapa pemain, ini salah semuanya, kami harus bertanggung jawab dan harus lebih baik lagi,” ujar pemain asal Portugal tersebut.

“Kami melawan balik, tetapi hanya di babak kedua dan itu tidak cukup untuk pertandingan semacam ini di Liga Premier Inggris.” @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Verawaty Fadjrin Meninggal karena Kanker Paru-paru, Kenali Faktor Risikonya!

Ming Nov 21 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Mantan atlet bulu tangkas Indonesia, Verawaty Fadjrin meninggal dunia di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta, Minggu (21/11/2021), pukul 06.58 WIB. Verawaty Fadjrin meninggal dunia setelah menjalani perawatan kanker paru-paru. Verawaty Fadjrin meninggal dunia pada usia 64 tahun. Ia juga meninggalkan suami Fadjriansyah Bidoein, seorang anak Fidyandini, […]