Mudik? Ini Link CCTV Live Streaming untuk Pantau Lalu Lintas Jalan Tujuan Anda

Editor Ilustrasi pantauan CCTV. /net
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – CCTV live streaming kini sering dicari masyarakat untuk mencari tahu kondisi lalu lintas secara aktual.

Bahkan tak melulu butuh laptop atau perangkat komputer di meja, kini link live streaming CCTV bisa diakses melalui ponsel pintar.

Jadi, kalau misalnya melihat live streaming CCTV kondisi salah satu lalu lintas jalan yang akan dilalui macet,  bisa mencari alternatif jalan lain dengan mengeklik link lain di situs webnya.

Layanan tersebut memang memudahkan setiap pengguna kendaraan yang ingin berpergian ke manapun dengan lancar, khususnya saat mudik.

Seperti diketahui, mudik lebaran di tahun 2022 mulai kembali normal. Kamera CCTV online pun disediakan oleh Pemerintah untuk memudahkan perjalanan masyarakat yang mudik ataupun berpergian ke berbagai tempat dalam berbagai momen lainnya.

Berikut ini adalah beberapa link CCTV yang bisa akses secara online untuk memantau kondisi lalu lintas sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber.

Link Lewatmana.com – LINK 1

Link pertama yang bisa diakses untuk mengetahui kondisi lalu lintas adalah lewatmana.com.

Link ini tidak dikelola Pemerintah, melainkan oleh pihak swasta yang mempunyai beberapa kamera CCTV di ruas jalan beberapa kota di Indonesia, mulai dari DKI Jakarta, Depok, Bandung, hingga Surabaya.

Namun saat ini, layanan live streaming atau tayangan langsung CCTV dari lewatmana.com hanya menyampaikan informasi lalu lintas di kawasan DKI Jakarta.

Di tiga kota lainnya, ada tulisan bahwa tayangan langsung CCTV offline hingga kini. Berdasarkan penelusuran, layanan CCTV di beberapa lokasi di Jakarta pada lewatmana.com juga offline.

Bagi Anda yang ingin memantau kondisi lalu lintas lewat link satu ini, dapat mengaksesnya di sini dengan menggunakan browser di ponsel di mana sudah terkoneksi ke internet.

Setelah link-nya terbuka, Anda pilih tayangan langsung CCTV di lokasi yang ingin diketahui kondisi lalu lintasnya. Setelah itu, akan muncul tayangan yang menampilkan kondisi lalu lintas terkini pada lokasi yang sudah dipilih.

Baca Juga :  Sapuhi Ingin Sistem Umrah Seperti Haji

Link RTTMC Kemenhub – LINK 2

Link berikutnya yang dapat Anda akses yaitu RTTMC (Road Transport and Traffic Management Center) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Mirip seperti link pertama, link yang satu ini juga menyediakan tayangan langsung kondisi lalu lintas di mana sumbernya berasal dari kamera CCTV yang terpasang di beberapa lokasi tertentu.

Ada lebih dari 30 kamera CCTV dipasang di beberapa titik lokasi yang sering macet, seperti kawasan Bandung, jalur Nagreg, dan lain-lain.

Namun, tidak semua ruas jalan di Indonesia bisa dipantau kondisi lalu lintasnya lewat link RTTMC Kemenhub. Untuk mengetahui kondisi lalu lintas lewat link ini, Anda dapat mengaksesnya di sini lewat browser di ponsel.

Perlu diingat, Anda harus pastikan dulu ponselnya sudah terkoneksi dengan internet agar bisa mengakses situs tersebut.

Setelah terbuka, Anda dapat memilih tayangan langsung CCTV di lokasi yang ingin diketahui kondisi lalu lintasnya. Setelah dipilih, akan muncul tayangan kondisi lalu lintas di lokasi tersebut secara real-time.

Di sisi lain, pada link RTTMC Kemenhub, Anda juga dapat mengetahui berbagai berita terkini mengenai kondisi lalu lintas di Indonesia.

Link ATCS Dishub – LINK 3

Berbeda dari dua link di atas, tayangan langsung CCTV pada link ATCS Dishub memiliki ruang lingkup yang spesifik, di mana hanya dapat memberitahu kondisi lalu lintas jalan di satu kota atau kabupaten.

Link ATCS Dishub pada tiap kota dan kabupaten berbeda-beda.

Misalnya, link CCTV pada ATCS Dishub Kota Bandung dapat diakses di sini. Selain itu, untuk tayangan langsung CCTV ATCS Dishub Kota Cirebon, dapat mengakses link-nya di sini.

Ada pula tayangan langsung CCTV ATCS Dishub Kota Padang yang bisa diakses link-nya di sini.

Baca Juga :  Senam Saja Ditutup, Masak Pilkades yang Undang Kerumunan Massal Dibiarkan

Untuk mengakses link ATCS Dishub di tiap kota atau kabupaten, Anda dapat mencarinya di Google dengan menggunakan kata kunci ‘ATCS Dishub’ dan tambahkan kota atau kabupaten yang ingin dipantau kondisi lalu lintasnya.

Sama seperti link-link sebelumnya, Carmudian bisa mengakses link ATCS Dishub ini di ponsel lewat browser selama terkoneksi dengan internet.

Setelah link terbuka, Anda pilih tayangan langsung CCTV di lokasi di mana kondisi lalu lintasnya ingin dipantau. Nantinya, link ini akan memperlihatkan kondisi lalu lintas di lokasi yang sudah dipilih Anda.

Selain lewat link CCTV, adapun cara-cara lain untuk memantau kondisi lalu lintas di berbagai lokasi di Indonesia lewat beberapa aplikasi berikut ini.

Dapat Juga melalui Aplikasi Waze

Aplikasi pertama yang bisa dimanfaatkan yakni Waze. Dalam aplikasi tersebut, bisa terlihat kondisi lalu lintas di berbagai lokasi sekitar Anda.

Ada beberapa warna pada aplikasi ini yang menunjukkan status kondisi lalu lintas. Pertama, warna merah untuk memberitahu kondisi jalan macet. Kedua, warna kuning untuk macet yang tak terlalu parah dan abu-abu menunjukkan kondisi jalan lancar.

Melalui Google Maps

Informasi kepadatan lalu lintas di Google Maps

Google Maps. (Foto: Ilustrasi)

Mirip seperti Waze, Google Maps juga termasuk aplikasi yang dapat dimanfaatkan untuk mengetahui kondisi lalu lintas. Google Maps juga menggunakan warna. Semakin gelap warnanya, semakin macet jalanan.
Travoy

Aplikasi ini adalah milik PT Jasa Marga yang dapat digunakan untuk mengakses tayangan langsung CCTV di jalan tol Trans Jawa.

Selain itu, terdapat fitur untuk mengecek tarif tol, isi saldo e-toll, serta lokasi-lokasi rest area. Travoy bisa Anda unduh di App Store ataupun Google Play Store.

Baca Juga :  54 Orang Tewas, di Antaranya 13 Siswa Madrasah dalam Dua Kecelakaan Transportasi di Pakistan

Tips Atasi Kemacetan Lalu Lintas

Kemacetan lalu lintas. (Foto: Ilustrasi)

Carmudian pastinya seringkali menjumpai kemacetan lalu lintas saat berpergian, khususnya yang tinggal di perkotaan di mana kebanyakan orang di sana punya mobilitas tinggi.

Ada beberapa tips mengatasi kemacetan lalu lintas yang dilansir dari berbagai sumber.

Tentukan Rute Perjalanan

Tips pertama adalah menentukan rute perjalanan. Tips ini dinilai penting dilakukan sebelum berpergian.

Banyak akses jalan yang bisa dilalui untuk mengunjungi berbagai tempat. Bisa saja Anda melalui jalan yang macet karena belum menentukan rute jalan di mana seharusnya dilalui.

Jika hal ini terjadi, waktu Carmudian akan banyak dihabiskan di jalan. Saat sampai di tempat tujuan, Anda sudah capek duluan sebelum melakukan aktivitas di sana.

Oleh karena itu, Anda perlu menentukan rute perjalanan sebelum berpergian.

Memanfaatkan Teknologi Pemantauan Jalan secara Real-time

Tips selanjutnya adalah memanfaatkan teknologi yang menyediakan layanan pemantauan jalan secara real-time, seperti link-link CCTV di mana sudah Carmudi jelaskan di atas.

Anda pun bisa mengakses link-nya secara mudah di mana dapat dilakukan lewat ponsel yang sudah terkoneksi dengan internet. Dengan cara ini, Anda tidak perlu khawatir akan berhadapan dengan kemacetan lalu lintas setiap berpergian.

Hindari Pergi di Pagi dan Sore Hari

Hindari berpergian saat pagi atau sore hari. (Foto: ALTIC)

Jalanan biasanya padat oleh kendaraan saat pagi dan sore hari selama weekdays. Sebagian besar orang berangkat kerja atau sekolah di pagi hari dan pulang di sore hari.

Anda bisa menghindari kemacetan lalu lintas dengan pergi lebih pagi dan pulang saat siang atau malam hari.

@mpa/carmudi

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sebanyak 232.959 Masuk Tol Tinggalkan Jakarta Menuju Jawa Barat

Ming Apr 23 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mencatat, 232.959 kendaraan meninggalkan Jakarta menuju Jawa Barat melalui Gerbang Tol (GT) Kalihurip Utama. Jumlah itu pada periode 15-21 April 2023. Angka ini meningkat 10,55 persen dibandingkan lalu lintas harian. Normalnya, sebanyak 210.721 kendaraan. Adapun lalu lintas menuju selatan […]