MUI Kembali Lakukan Pantauan Tayangan Ramadan di Televisi

Editor MUI kembali lakukan pemantauan terhadap tayangan Ramadan di televisi./via mui.or.id/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BOGOR- Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi lembaga yang rutin dan konsisten melakukan pemantauan tayangan televisi di bulan Ramadan. Program tersebut kembali diselenggarakan oleh Komisi Infokom Majelis Ulama Indonesia pada Ramadan 1443 H, Selasa (5/4/2022).

Program pemantauan tayangan televisi di bulan Ramadan sudah diselenggarakan MUI sejak tahun 2005 lalu. Dalam hal ini, Majelis Ulama Indonesia bertugas untuk memantau tayangan televisi sesuai dengan koridor syariah.

“Semua program televisi yang tayang pada bulan suci Ramadan ini harus memberikan spirit dan juga pesan moral agama yang sifatnya mencerahkan. Dari yang belum tahu menjadi tahu, yang sudah tahu menjadi semakin kuat pengetahuannya,” demikian penjelasan Mabroer selaku Ketua Komisi infokom MUI, dilansir dari laman resmi MUI pusat.

Menurut Mabroer, dalam kegiatan pemantauan ini menghasilkan dua hal penting, yakni terkait penayangan televisi yang memperoleh penghargaan dan juga penayangan televisi yang mendapatkan catatan.

“Tayangan program televisi yang telah mendapatkan penghargaan dari MUI karena telah memberikan tayangan spirit dan pesan moral agama selama bulan Ramadan diharapkan dapat mempertahankan prestasinya pada tahun – tahun berikutnya,” jelas beliau.

Sedangkan tayangan yang mendapat catatan peringatan dari MUI juga diharapkan mampu menjadi bahan evaluasi lembaga terkait dalam penyelenggaraan penayangan program televisi ramadhan pada tahun berikutnya.

Program pemantauan tayangan televisi Ramadan yang diselenggarakan oleh Komisi Infokom MUI bekerja sama dengan Komisi Dakwah MUI, Komisi Fatwa MUI, dan lainnya.

Mabroer berharap program pemantauan dapat memberikan efek positif dan juga menjadi program bersama karena televisi merupakan agen perubahan.

“Televisi merupakan agen perubahan, baik itu perilaku, pemahaman maupun peradaban. Televisi sangat penting untuk kita awasi bersama. Jika penayangan televisi tidak dilakukan pemantauan, maka ditakutkan ke depannya peradaban akan sulit dikendalikan ,” pungkasnya. @fen

Baca Juga :  Total 47.490 Jemaah Haji Sudah di Tanah Air, Jemaah Wafat 80 Orang

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

REFLEKSI | Ramadan Bulan Ajaib

Rab Apr 6 , 2022
Silahkan bagikanOleh Bambang Melga suprayogi M.Sn. BULAN Ramadan, adalah bulan yang penuh keberkahan, bulan penuh maghfirah, bulannya orang-orang menimba, dan mengumpulkan segala kebaikannya. Bulan Ramadan adalah satu bulan penuh keajaiban ! Dimana Allah sangat memuliakan satu bulan ini, sehingga di bulan Ramadan ini, Allah perlihatkan kecenderungan manusia, berlomba-lomba mendekatiNya. Subhanallah…! […]