Mumpung Gratis, Pemudik yang Berminat Rapid Test Bisa Mampir ke Rest Area Jembatan Timbang Gentong

Editor Petugas sedang melakukan uji cepat atau rapid test antigen Covid-19 gratis bagi para pengguna jalan atau pemudik./visi.news/ayi kuraesin.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Bagi para pemudik Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 yang melintas jalur Selatan Jawa Barat dan berminat uji cepat atau rapid test antigen Covid-19 gratis, bisa mampir ke Rest Area Jembatan Timbang Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Pasalnya, Kementerian Perhubungan membuka Posko Rest Area sekaligus melayani uji cepat atau rapid test antigen Covid-19 gratis bagi para pengguna jalan.

Koordinator Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Gentong, Cahro membenarkan sejak Kamis (24/12/2020) Kementerian Perhubungan membuka posko untuk pemeriksaan rapid test gratis bagi pengguna jalan, bekerja sama dengan Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya.

Sasarannya pengguna jalan atau pemudik yang melintas. Bagi pemudik yang memohon tes akan digratiskan. Bagi yang positif, akan ditindaklanjuti

“Pelaksanaan rapid test antigen Covid-19 ini sudah dilaksanakan dua hari, khusus bagi pengguna jalan atau pemudik yang melintasi. Posko akan berdiri hingga tanggal 4 Januari 2021 mendatang,” kata Cahro di Posko Rest Area Jembatan Timbang Gentong, Jumat (25/12/2020).

Menurutnya, di posko ini petugas dibekali alat tes cepat antigen dan lainnya. Alat tersebut membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk mengetahui hasilnya. Jika ditemukan yang reaktif, maka akan ditindaklanjuti dengan dilaporkan ke Satgas Covid-19 pemerintah daerah setempat.

UPPKB Gentong sendiri mendapat jatah 200 alat rapid test dari Kemenhub. Artinya, dalam satu hari ditargetkan ada 20 orang yang melakukan rapid test di tempat itu. Namun, dalam pelaksanaannya, minat masyarakat yang melintas Jalur Gentong untuk melaksanakan rapid test cukup baik.

“Buktinya, dalam sehari Jumat ini yang meminta test sudah lebih dari 20 orang. Ini karena rapid test dilakukan tanpa dipungut biaya,” ucapnya.

Baca Juga :  Diresmikan Bupati, Kehadiran Situ Bugel Langsung Dirasakan Masyarakat, Genangan Air dari 24 Jam Menjadi 1 Jam Saja

Dikatakan Cahro, selama dua hari pos beroperasi, sudah ada 30 orang yang melakukan rapid test di tempat itu yakni kemarin ada sembilan orang, dan hari ini 25 orang.

Dari 30 orang yang sudah di-test memang belum ada pemudik yang ditemukan hasilnya reaktif. Namun, jika nantinya ada yang diketahui reaktif, pihaknya akan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 setempat untuk melakukan penanganan selanjutnya.

Cahro juga berpesan kepada para pemudik untuk tetap menjaga kesehatan, berkendara dengan santun dan utamakan keselamatan, karena keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab kita semua.

Selain itu selalu patuhi protokol kesehatan Covid-19, dengan selalu menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak, ungkapnya. @arn

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

2022 Mulai Dibangun, Mimpi Warga Kertasari Inginkan Rumah Sakit Segera Terwujud

Jum Des 25 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Besarnya aspirasi masyarakat Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menginginkan dibangun rumah sakit di wilayahnya, mendapat respons cepat dari Bupati Bandung terpilih HM Dadang Supriatna. Dalam setiap pertemuan dengan Dadang Supriatna, sejak ia masih menjabat selaku anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, warga Kertasari, termasuk Pacet, kerap dalam […]