Search
Close this search box.

Musda Golkar Jabar dan Harapan Terhadap Figur Ketua

Kader Partai Golkar H. Subhan, S. Kok., hadir dalam Podcast VISI.NEWS yang dipandu wartawan senior Aep S. Abdullah, di Soreang. /visi.news/dewa

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Jawa Barat (Jabar) kembali menjadi sorotan. Pasalnya, di Jawa hanya tinggal DPD Partai Golkar Jabar dan Banten yang belum melaksanakan Musda. Di tengah dinamika internal partai, muncul harapan besar agar Golkar Jabar dipimpin figur yang tidak hanya piawai memimpin partai juga cakap memakmurkan partai. Figur yang sudah “selesai dengan dirinya sendiri” dan siap berkorban untuk membesarkan organisasi.

Kader Partai Golkar Kabupaten Bandung, H. Subhan, S.Kom, dalam take video Podcast VISI.NEWS yang dipandu Aep S. Abdullah, secara tegas menyampaikan pandangannya itu terkait kriteria Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat ke depan. Menurutnya, seorang ketua partai ke depan tidak boleh hanya bergantung pada anggaran partai dalam menjalankan roda organisasi. Lengkapnya klik di sini

“Ketua partai ke depan itu harus sudah selesai dengan dirinya. Jangan hanya mengandalkan anggaran partai saja. Kalau calon pimpinan partai yang seperti itu, banyak,” ujar Subhan, sedikit menohok.

Ia menambahkan, memang benar mengurus partai membutuhkan biaya besar dan anggaran partai juga besar. Namun, menurutnya, menjadi masalah jika seorang ketua tidak mampu mengelola dan menyediakan anggaran untuk kebutuhan partai dengan baik. “Kalau berhitung ke sana, artinya, ketua terpilih nanti harus figur yang sudah selesai dengan dirinya. Jangan figur yang numpang hidup di partai. Apalagi kalau sampai mengambil uang partai juga, ngapain? Bagaimana bisa membesarkan partai,” ungkapnya.

Dalam pandangan Subhan, diantara figur muda potensial yang baik sudah muncul nama-nama Ilham Permana, Daniel Muttaqin, Ace Hasan Syadzily, dll., sosok Ahmad Hidayat menjadi contoh kader yang berbeda. Anggota DPRD Jawa Barat asal Daerah Pemilihan Kabupaten Bandung itu dinilainya memiliki komitmen kuat terhadap partai, bahkan sering kali menggunakan dana pribadi untuk kepentingan kegiatan partai.

Baca Juga :  Libur Isra Mi’raj, KAI Daop 2 Bandung Layani 58 Ribu Penumpang, Okupansi Tembus 72 Persen

“Jangankan menggunakan uang partai, ia justru banyak mengeluarkan uang pribadinya. Saya pernah mengalami langsung saat di lapangan dengannya. Selama untuk membesarkan partai, apa pun kegiatannya, semahal apa pun, ia keluarkan,” tegas Subhan.

Selain faktor pengorbanan materi, Subhan juga menyoroti rekam jejak organisasi Ahmad Hidayat. Saat ini, Ahmad Hidayat diketahui menjabat sebagai Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Jawa Barat, Ketua Pengda Wusu Jawa Barat, serta Bendahara DPD KNPI Jawa Barat. Riwayat aktivismenya pun panjang, mulai dari Pers Mahasiswa hingga HMI saat menempuh pendidikan di Unisba.

Menurut Subhan, Ahmad Hidayat juga dikenal aktif turun ke kantong-kantong suara Golkar di pelosok Jawa Barat, wilayah yang selama ini justru menjadi lumbung suara partai namun kerap kurang tersentuh. “Lumbung suara Golkar itu banyaknya di pelosok,” tandasnya.

Ia menambahkan, latar belakang Ahmad Hidayat sebagai anak tentara membuatnya terbiasa bergerak hingga ke daerah-daerah terpencil. Hal itu dinilai menjadi modal penting untuk membesarkan kembali Partai Golkar Jawa Barat secara menyeluruh.

Subhan pun berharap Musda Partai Golkar Jawa Barat bisa segera dilaksanakan. Ia menilai sudah saatnya kader dari Kabupaten Bandung tampil dalam kontestasi dan diberi ruang untuk memimpin Golkar di tingkat provinsi.

Selain itu, ia menekankan Musda sebaiknya tidak perlu diselenggarakan di pusat. Dengan kepanitiaan yang telah ditunjuk, Subhan yakin Musda dapat berjalan optimal dan mampu mengakomodasi potensi kader-kader terbaik sesuai dengan kondisi kekinian Partai Golkar Jawa Barat.

Di akhir pernyataannya, Subhan menegaskan pentingnya ketua partai ke depan memiliki chemistry dan sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah. “Kalau Ketua DPD Golkar Jawa Barat seirama dengan Gubernur, manfaatnya bukan hanya untuk dirinya, tapi untuk partai. Saya yakin Golkar akan semakin besar,” pungkasnya.

Baca Juga :  Harga Kripto Hari Ini, Minggu 18 Januari 2026: Bitcoin Turun 0,31 Persen

Podcast lengkapnya bisa disaksikan di sini

@uli

Baca Berita Menarik Lainnya :