Musdes Sosialisasi Pemekaran Wilayah Kabupaten Bandung Timur

Editor :
Pengurus Harian PMBT, Wawan Hermawan (kiri), Ketua BPD Desa Jelegong, H Gunawan (kedua dari kiri), dan Kepala Desa Jelegong, Anen Rumdani (ketiga dari kiri) seusai penandatanganan berita acara pemekaran Kabupaten Bandung, Selasa (1/12/2020)./visi news/budimantara.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Berita Acara Persetujuan Pemekaran Wilayah Kabupaten Bandung ditandangani oleh Ketua BPD usai Pengurus Harian Paguyuban Masyarakat Bandung Timur (PMBT) menggelar musdes (musyawarah desa) terkait sosialisasi dan kesepakatan persetujuan DOB (Daerah Otonomi Baru) pemekaran wilayah Kabupaten Bandung
di Gedung Serbaguna Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Selasa 1/12/2020). 

Wawan Bery selaku Pengurus Harian PMBT menyampaikan rencana pemekaran wilayah Kabupaten Bandung menjadi 2 wilayah, yaitu Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Timur (KBT) sesuai Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kabupaten Bandung.

Musdes ini, kata Wawan, mengusulkan DOB untuk Kabupaten Bandung Timur ( KBT ) dalam penyepakatan dan persetujuan usulan pemekaran Kabupaten Bandung Timur.

Musdes dipimpin oleh Ketua BPD Jelegong H. Gunawan. Pada kesempatan itu H. Gunawan menyampaikan pemaparan hasil sosialisasi tingkat Kabupaten tentang Rencana Pemekaran Wilayah Kabupaten Bandung menjadi 2 wilayah yaitu:

1.Kabupaten Bandung yang dipimpin oleh seorang bupati dengan ibu kota di Soreang yang menjadi ibu kota Kabupaten Bandung Induk .

2. Kabupaten Bandung Timur yang akan dipimpin oleh seorang bupati dengan ibu kota di kecamatan yang belum ditentukan.

Adapun rinciannya terdiri dari 130 desa /3 kelurahan dan 15 kecamatan terdiri dari Rancaekek (13 desa/1 kelurahan), Cicalengka (12 desa), Cikancung (9 desa), Nagreg (8 desa), Cileunyi (6 desa), Cilengkrang (6 desa), Cimenyan (7 desa), Bojongsoang (6 desa), Majalaya (11 desa), Ciparay (14 desa), Ibun (12 desa), Paseh (12 desa), Pacet (13 desa), Kertasari ( 8 desa), dan Solokanjeruk (7 desa). 

Produk unggulan kawasan industri, pariwisata, pangan, dan hortikultura.

Lebih lanjut H.Gunawan menyampaikan, tujuan rencana pemekaran wilayah Kabupaten Bandung menjadi 2 wilayah guna pemerataan kesejahteraan dan akselerasi pembangunan serta akses pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien. 

Baca Juga :  Di Pilkada Kab. Tasik, Aka Gandeng Roda Tiga Konsultan

Hadir dalam acara tersebut selain Pengurus Harian PMBT , Wawan Hermawan, juga anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Gerindra, Dedi Saeful Rohman, Ketua BPD Desa Jelegong, H Gunawan, Kepala Desa, Anen Rumdani, Sekdes, Kasi Pemerintahan, LPMD, Pendamping Desa Kecamatan, Pendamping Lokal Desa, beserta perangkatnya, anggota BPD, Pengurus RT/ RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan perempuan, babinsa, dan babinkamtibmas. @bud

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jelang Pilkada Bandung, APD bagi Anggota KPPS dan Pamsung Siap Didistribusikan

Jum Des 4 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Alat pelindung diri (APD) bagi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan petugas pangamanan langsung (Pamsung) jelang Pilkada Bandung 9 Desember mendatang siap didistribusikan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) desa di KPPS se- Kabupatèn Bandung. Termasuk untuk wilayah Kecamatan Cileunyi. Demikian dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) […]