Museum Rasulullah Dibangun di Timbunan Lumpur Sungai di Ancol

Aktivitas bongkar muat tanah/lumpur dikawasan reklamasi Ancol Timur. Jakarta, Sabtu (4/7)./cnn indonesia/dhio faiz.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Pihak Ancol membenarkan proyek pembangunan Museum Rasulullah saw. akan berdiri di atas daratan buatan yang terbentuk dari tumpukan lumpur yang dikeraskan di sisi timur kawasan wisata.

Department Head Corporate Communications PT Pembangunan Jaya Ancol Rika Lestari menyebut lumpur yang digunakan merupakan hasil pengerukan di sejumlah sungai di Jakarta.

“Tanah timbul yang ada memang merupakan area Ancol yang menjadi dumpsite tanah kerukan tiga belas sungai dan lima waduk di Jakarta yang juga akan dimanfaatkan sebagai lahan pembangunan Museum Rasulullah,” kata Rika, Sabtu (4/7), seperti dilansir CNNIndonesia.com.

CNNIndonesia.com berkesempatan mendatangi lokasi “tanah timbul” tersebut. Letaknya sekitar dua kilometer dari Gerbang Pintu Timur Ancol, tepatnya di seberang Mal Ancol Beach City (ABC).

Di lokasi itu, sebagian laut telah diuruk menggunakan lumpur bercampur sampah. Belasan truk Pemprov DKI silih berganti melakukan bongkar muat lumpur. Ekskavator dioperasikan untuk mengaduk lumpur hingga mengeras.

Sekda DKI Jakarta Saefullah menyebut luasnya kurang lebih 20 hektare. Sebagian besar kawasan itu terdiri dari lumpur yang telah mengeras. Bahkan di beberapa titik terdapat bukit-bukit kecil.

“Pemanfaatan wilayah tanah yang terbentuk merujuk pada Kepgub dan semuanya sesuai yang tertulis di Kepgub tersebut,” ucap Rika.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meneken Keputusan Gubernur Nomor 237 Tahun 2020 tentang Izin Pelaksanaan Perluasan Kawasan Rekreasi Dufan seluas 35 hektare dan Kawasan Taman Rekreasi Taman Impian Ancol Timur Seluas 120 hektar pada 24 Februari 2020.

Kepgub itu menjadi landasan hukum bagi Pemprov DKI melakukan reklamasi di pesisir Ancol. Beberapa fasilitas disebut akan didirikan di atas perluasan Ancol, seperti Masjid Apung, Museum Rasulullah, pusat pertemuan (MICE), dan wahana laut.

Museum Rasulullah sendiri adalah bentuk kerja sama antara Dewan Masjid Indonesia (DMI) dengan Liga Arab. Tempat tersebut akan jadi museum Nabi Muhammad saw. pertama di luar Arab Saudi.

Pembangunan museum itu dimulai sejak peletakan batu pertama, Rabu (26/2/2020). Acara itu dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla, Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Sekjen Liga Islam Dunia Muhammad bin Abdul Karim Al Issa. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Update Corona 5 Juli: 63.749 Positif, 29.105 Sembuh, 3.171 Orang Meninggal

Ming Jul 5 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia hingga Minggu (5/7) mencapai 63.749 kasus. Dari jumlah tersebut, pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 29.105 orang, dan 3.171 orang lainnya meninggal dunia. “Jumlah kasus konfirmasi positif baru sebanyak 1.607 kasus sehingga total positif sekarang menjadi 63.749 kasus,” kata Juru Bicara Pemerintah […]