Noorlia, dari Majelis Taklim Muhajir Panyileukan, Juara Kultum DKM Ikomah UIN Bandung

DKM Ikomah UIN Sunan Gunung Djati Bandung gelar lomba kultum majelis taklim se-Bandung Timur./visi.news/istiewa.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – DKM Ikomah UIN Sunan Gunung Djati Bandung melalui majelis taklim ibu-ibu menyelenggarakan lomba kultum majelis taklim se-Bandung Timur, Sabtu (17/10/2020).

Kegiatan yang diikuti oleh 27 majelis taklim Kecamatan Cibiru, Panyileukan, Ujungberung, dan Cileunyi, ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Ustazah Nia Kurniati, Ketua Majelis Taklim Masjid Ikomah menegaskan bahwa pandemi bukan alasan untuk berhenti mengasah potensi serta wawasan para jemaah majelis taklim.

“Dengan mematuhi protokol kesehatan, program tahunan ini tetap dilaksanakan untuk mengembangkan potensi jemaah serta mengimplementasikan ilmu yang telah mereka pelajari sebulan sekali dalam pertemuan rutin majelis taklim,” ujar Nia Kurniarti dalam keterangan tertulis yang diterima VISI.NEWS , Minggu (18/10/2020).

Sementara itu, Ketua DKM Ikomah, Ustaz A. Bachrun Rifa’i, menjelaskan bahwa penyelenggaraan perlombaan kultum antar- Majelis Taklim Se-Bandung Timur merupakan salah satu sarana untuk mencari kader-kader daiah.

“Perlombaan ini diikuti oleh ibu-ibu dan dua puluh tujuh Majelis Taklim Se-Bandung Timur yang disampaikan dengan topik dakwah yang beragam,” ungkap ketua DKM sekaligus
Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini.

Kriteria pemenang lomba ditentukan berdasarkan empat penilaian.

“Pemenang akan dilihat dari kemampuannya menyampaikan pesan dakwah dari aspek materi, bahasa, retorika, dan etika,” ungkap Ustaz Abdul Mujib, M.Ag, salah satu dewan juri lomba sekaligus ketua Laboratorium Dakwah UIN Bandung saat pembukaan acara tersebut.

Yati (53) salah seorang peserta lomba perwakilan dari Majelis Taklim An-Nashir Panyileukan, mengutarakan rasa antusiasmenya dalam mengikuti acara ini. Ia termotivasi untuk terus belajar mengasah keberanian diri, memahami segala ilmu yang telah dipelajari, dan melanjutkan prestasi dalam bidang agama.

Adapun juara kultum diraih oleh Noorlia dari Majelis Taklim Muhajir Panyileukan, peringkat kedua, Rifah dari Majelis Taklim Al-Huda Cibiru, peringkat ketiga Iim dari Majelis Taklim An-Nur, peringkat keempat Siti Hajar dari Majelis Taklim Ibnu Saif, peringkat kelima Imas dari Majelis Taklim Ar-Raudhoh, dan Rosita dari Majelis Taklim Al-Ikhlas peringkat keenam.

Noorlia, juara lomba kultum mengungkapkan kesannya memenangkan lomba tersebut sebagai pengalaman untuk belajar berbicara di depan umum.

Dewan juri lomba kultum, Dr. H. Aang Ridwan, M.Ag yang juga ketua Jurusan KPI UIN Bandung berpesan agar para peserta lomba tidak berhenti meneruskan langkah untuk berdakwah, khususnya di bidang khithabah. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kades Dibantu Relawan Punguti Sampah yang Menyumbat Aliran Sungai Cikeruh

Ming Okt 18 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Pemandangan tak sedap terlihat di pintu air irigasi Sungai Cikeruh di Kampung Pintuair RT 01/RW 01, Desa Rancaekekkulon, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (17/10/2020). Tumpukan sampah mengendap di depan pintu air Sungai Ciyasana setelah hari Jumat (16/10) lalu Sungai Cikeruh Rancaekek meluap tepatnya di jembatan Jalan Bojong […]