Ny. Tuti, “Alhamdulillah, Hatur Nuhun Kintunan Bansosna Mugia Berkah”

Ny. Tuti saat mencairkan bansos Pemprov Jabar berupa uang tunai Rp 150 ribu dan telur 2 kg./visi.news/yayan sofyan.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Hari ke-2 pencairan bantuan sosial (bansos) Pemprov Jabar bagi keluarga penerima manfaat (KPM) terdampak Covid-19 di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (10), berjalan aman, lancar, dan kondusif serta masih menggunakan acuan protokol kesehatan.

Meski pencairan hari ke-2 di halaman SDN Cinunuk yang sebelumnya pencairan di Aula Kantor Desa Cinunuk, sejumlah petugas tanpa kenal lelah terus melakukan pelayanan dan dengan cara persuasif terus berusaha menghindari kerumunan serta tetap mengacu pada protokol kesehatan.

Di sela-sela pencairan uang tunai Rp 150 ribu dan telur, sejumlah KPM terutama ibu-ibu rumah tangga terlihat terharu karena begitu “atoh” saat menerima bansos tersebut.


Kanit Pol PP Kec. Cileunyi dan Bhabinkamtias Desa Cinunuk saat memantau penurunan dan pengangkutan ribuan paket sembako bansos Pemprov Jabar, Rabu (10/6)./visi.news/yayan sofyan.

“Alhamdulillah, hatur nuhun bantosan artos Rp 150 rebu, endog 2 kg sareng paket sembako. Sok sanaos pribados nyandak bansos atas nami Hadiana (26) mantu, margi sa-KK (Kartu Keluarga) leres ngabantos mugia berkah,” kata Tuti (50) warga Cijambe Kulon RT 04/07, Desa Cinunuk, Kec. Cileunyi usai menerima uang tunai Rp 150 ribu dari Dadan, perangkat Desa Cinunuk yang melayani pencairan.

Menurut Tuti, bansos tersebut sangat membantu bagi warga miskin yang terdampak Covid-19.

“Terus terang we Pak, pun lanceuk (suami, red.) mung damel koreh-koreh cok, sadidinten ngojek pangkalan karaos pisan ku ayana korona penghasilan lungsur dratis. Kitu deui mantu abdi nu kenging bansos Pemprov Jabar ayeuna ngojek online margi tos lami ‘dirumahkan’ ti padamelanana di kafe,” keluhnya.

Ketika ditanya apakah keluarganya, termasuk mantu sebelumnya pernah menerima bansos baik dari Pemkab Bandung, BLT Kemensos Rp 600 ribu atau pun BLT Dana Desa (DD). Dikatakan Tuti, sebelumnya suaminya pernah menerima BLT DD Cinunuk.

“Alhamdulillah pun lanceuk ti payun kenging BLT DD. Artosna tos seep deui,” ujar Tuti sembari tersenyum.

Baru datang

Sementara itu, paket sembako berupa beras 10 kg, makanan kaleng 4 buah, gula 1 kg, minyak goreng 2 liter, terigu 1 kg, vitamin C 1 paket dan mi instan 16 boks Rabu siang baru tiba di Kantor Desa Cinunuk Rabu sore dikirim dari Kantor Kec. Cileunyi.

Pengiriman dan penurunan paket sembako bagi 5 ribu lebih KPM warga Desa Cinunuk dikawal langsung Kanit Pol PP Kec. Cileunyi, Rosyid, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Cinunuk, Aipda Heri Maryadi serta Serda Zakaria.

Penurunan dan pengangkutan ribuan paket sembako ke Aula Kantor Desa Cinunuk melibatkan petugas Satpol PP, Linmas, Karang Taruna dan PSM.

Belum ada kabar pasti bagaimana teknis agar paket sembako tersebut bisa sampai ke tangan ribuan PKM. Apakah ribuan PKM datang lagi ke kantor desa atau dikirim melalui RW masing-masing.

“Teknis agar paket sembako bansos bisa sampai ke tangan ribuan PKM masih harus dibahas lebih lanjut. Yang pasti, kami sangat berharap penyerahan paket sembako pun berjalan aman, lancar, dan kondusif serta tepat sasaran,” kata Kanit Pol PP Rosyid didampingi Ketua BPD Cinunuk, R Setiawan saat memantau pengiriman ribuan paket sembako. @yan

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dua Sungai Meluap Akibat Hujan Deras, Ratusan Rumah di Sukaresik Tasikmalaya Terendam Banjir

Rab Jun 10 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Hujan deras yang turun di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, sejak Selasa (9/6) malam mengakibatkan dua sungai di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, meluap sehingga menimbulkan banjir. Dampaknya, ratusan unit rumah di Desa Tanjungsari terendam dengan ketinggian air bervariasi antara 30 – 100 centi meter. Kepala Desa […]