Obsesi Desa Parakanhonje Bantarkalong Tasikmalaya Wujudkan “Desa Seribu Domba”

Lahan carik Desa Parakanhonje seluas 25 ha ini nantinya akan disulap menjadi "ranch" bagi seribu domba yang akan dikelola oleh para pemuda desa tersebut./visi.news/bambang budi utomo.
Jangan Lupa Bagikan

VISI. NEWS. – Desa Parakanhonje, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya,Jawa Barat punya obsesi visioner yakni wilayahnya menjadi sentra domba.

Cita-cita jadi satu-satunya desa di Kabupaten Tasikmalaya yang membudidayakan domba, bahkan menjadi satu-satunya desa penghasil domba di Provinsi Jawa Barat, termotivasi dengan kondisi warganya yang hampir sebagian besar mempunyai ternak domba, mereka lakukan di sela rutinitasnya sebagai petani padi dan palawija.

“Masyarakat Parakanhonje hampir sebagaian besar mempunyai hewan ternak domba, namun tidak menjadi tujuan utama bagi mata pencaharianya. Itu dilakukan sebagai selingan atau sekadar usaha sampingan. Mereka memelihara domba hanya satu dua ekor,” ungkap Abdullah, Kepala Desa Parakanhonje, Senin (6/7).

Melihat potensi tersebut Abdullah terketuk hatinya untuk lebih mengoptimalkannya lewat inovasi mendatangkan seribu domba yang nantinya akan dipelihara dan dikelola langsung oleh masyarakat, khususnya para pemuda desa itu.

“Kita sudah mempersiapkan lahan carik desa seluas 25 ha dan sudah pula memohon restu Bapa Bupati, Gubernur, dan pihak Kementerian,” tambahnya.

Sementara sistem pemeliharaan domba-domba tersebut dengan gaya “ranch” dengan hanya membuat tempat berteduh dan tidur, selebihnya mereka (para domba) dibiarkan berkeliarakan di lahan seluas 25 ha tersebut, tentunya dengan penjagaan para pemuda selaku pengelola ternak.
Menurut Abdullah, selain domba yang bisa menghasilkan peningkatan ekonomi warga, dari kotorannya dijadikan pupuk organik yang saat ini banyak diminati para petani.

“Insyaallah rencana ini bisa terealisasi di tahun anggaran 2021 mendatang. Saat ini kami beserta jajaran Badan Pengawas Desa dan para tokoh kampung, mulai mempersiapkan segala sesuatunya,” lanjut Abdullah.

Dengan adanya konsentrasi “ranch” seribu domba, sedikitnya bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi para pendatang, khususnya para peziarah ke Makam Syekh Abdul Muhyi Pamijahan, mengingat Desa Parakanhonje merupakan gerbang masuk ke Pamijahan, sebagai penopang wisata ziarah Pamijahan. @bbu

Fendy Sy Citrawarga

One thought on “Obsesi Desa Parakanhonje Bantarkalong Tasikmalaya Wujudkan “Desa Seribu Domba”

  1. rukajat@gmail.com Alhamdulillah bagus sekali pak idenya sangat cemerlang ke depan domba yang digembalakan akan menjadi harta yang sangat berharga dan tentu saja organik dagingnya murah dan ekologis. Saya tertarik dan siap sumbang saran jika berkenan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pilkada 2020 Jadi Sejarah Baru Pemilu Indonesia

Sel Jul 7 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.News,  – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman menyatakan, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 akan menjadi Pemilihan Umum (Pemilu) yang sangat penting karena menjadi pemilu yang pertama kali diselenggarakan di tengah situasi pandemi. “Ini sejarah pertama ya. Tahun 2020 menjadi pemilihan kepala daerah pertama yang diselenggarakan di […]