Search
Close this search box.

Omzet Anjlok, Pedagang Pasar Banjaran Keluhkan Sepi Pembeli di Banding Jualan Online

Salah satu toko pakaian di pasar Banjaran./visi.news/Ihda.

Bagikan :

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Berbelanja sudah menjadi kebutuhan masyarakat yang tidak bisa terpisahkan dalam keseharian. Namun tak bisa dipungkiri, pandemi yang terjadi beberapa tahun lalu telah mengubah cara masyarakat berbelanja dengan banyaknya yang beralih ke belanja online.

Hal ini membuat para pedagang tradisional, seperti di Pasar Banjaran, merasakan dampak yang signifikan. Sejumlah pedagang mengeluh mengenai penurunan penjualan secara drastis di toko mereka dibandingkan dengan online shop yang menawarkan harga lebih murah.

Andini, salah satu pedagang pakaian di Pasar Banjaran memutuskan membeli lahan berjualan di lantai 2 setelah di relokasi menjadi bangunan yang baru dengan harga yang cukup mahal sejak bulan Februari 2025 untuk memanfaatkan berjualan di Bulan Ramadhan.

Andini mengakui kondisi setelah lebaran saat ini lebih sepi kunjungan dibanding bulan Ramadhan.

“Sebenernya sih saya lebih baik jualan online saja namun karena memanfaatkan moment dibulan Ramadhan jadi saya beli lahannya dan saya jualan dipasar Banjaran,” kata andini dalam keteranganya, Kamis (10/5/2025).

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa hal ini menjadi kekhawatiran para pedagang di pasca setelah lebaran, karena hilangnya minat masyarakat untuk berbelanja di pasar akibat adanya anggapan harga barang yang lebih mahal dibandingkan dengan online shop.

Selain itu, pedagang juga berharap adanya upaya revitalisasi pasar Banjaran ini menjadi daya tarik untuk masyarakat membeli disini. Karena sudah jauh lebih tertata dan nyaman bagi pembeli. Penataan ulang kios, perbaikan fasilitas, serta peningkatan kebersihan pasar menjadi harapan utama agar daya tarik pasar tradisional tetap terjaga.

“Insya Allah tetap bertahan karena kita juga ditekuni, dapetnya berapa, yang penting kebeli aja dulu lahannya. Mudah-mudahan semakin banyak perubahan dan juga pendatangnya semakin banyak.” tutur Andin. @ihda

Baca Berita Menarik Lainnya :