VISI.NEWS | BANDUNG – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi menghentikan rekayasa lalu lintas one way di ruas Tol Trans Jawa mulai dari KM 263 Gerbang Tol Kalikangkung hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) pada Rabu (25/3/2026) sore. Langkah ini diambil seiring dengan melandainya arus balik Lebaran 2026.
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menjelaskan bahwa proses normalisasi dan sterilisasi jalur telah diperluas setelah sebelumnya dilakukan pada segmen KM 414 hingga KM 263.
“Sore ini juga kami juga menambah normalisasi lagi, yang tadinya dari 414 sampai 263, dari 263 kami normalisasi lagi, sterilisasi lagi sampai ke 70,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho di Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2026).
Petugas mulai membuka jalur secara normal untuk kedua arah tepat pada pukul 15.30 WIB, sehingga akses dari arah Semarang menuju Jakarta maupun sebaliknya kini kembali berfungsi seperti biasa.
“Jadi jam 15.30 baru saja ini sudah kita buka normal jalur yang dari Trans Jawa, khususnya Kalikangkung Semarang sampai di Km 70,” tambahnya.
Meski one way nasional telah berakhir, kepolisian tetap mempertahankan sejumlah rekayasa lalu lintas situasional untuk mengantisipasi sisa volume kendaraan. Skema contraflow satu lajur masih diberlakukan pada KM 70 hingga KM 55 guna menjaga kelancaran arus menuju ibu kota.
“Di Km 70 masih kami lakukan rekayasa lalu lintas dari Km 70 sampai 55, kami masih berlakukan contraflow lajur satu,” sebut Irjen Agus.
Selain itu, akses tol fungsional Japek II Selatan tetap disiagakan sebagai jalur alternatif bagi pemudik dari arah Jawa Barat guna memecah kepadatan di jalur utama.
“Demikian juga yang dari Jawa Barat masih kita berlakukan dan kita buka tol fungsional Japek II Selatan dari Sadang, Deltamas, hingga Setu dan nanti bisa masuk di JORR,” tambahnya.
Secara keseluruhan, Irjen Agus menilai manajemen arus balik tahun ini berjalan efektif. Selain kepadatan yang dapat terurai dengan baik, angka fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas juga dilaporkan mengalami penurunan.
“Jadi kami laporkan sampai saat ini cukup terkelola dengan baik. Memang arus padat karena ini Lebaran dan sudah bisa kita kelola dengan baik,” pungkas Agus. @ffr