Search
Close this search box.

Operasi Ketupat 2026 Berakhir, Pengamanan Tetap Berlanjut

Puncak arus mudik Lebaran 2026 di jalan tol Trans Jawa dengan kepadatan kendaraan./visi.news/ist.
Kepadatan kendaraan di ruas tol Trans Jawa menjelang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi menutup Operasi Ketupat 2026 pada Rabu (25/3/2026). Meski masa operasi khusus Lebaran tersebut telah usai, Polri memastikan pengawalan terhadap sisa arus balik akan tetap berjalan melalui skema Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) selama tiga hingga empat hari ke depan.

Perpanjangan pengamanan ini bertujuan untuk menjamin kelancaran mobilitas pemudik yang masih berada di perjalanan menuju daerah asal mereka.

“Karena hari ini operasi kita sudah selesai, kita tambahkan tiga atau empat hari dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan,” ujar Kapolri dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).

Jenderal Sigit menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi munculnya gelombang kedua arus balik. Berdasarkan data kepolisian, puncak gelombang pertama telah terjadi pada Selasa (24/3/2026) malam dengan volume mencapai 256.338 kendaraan yang memasuki wilayah Jakarta.

Hingga Rabu siang, tercatat akumulasi sebanyak 2.040.000 kendaraan telah kembali ke ibu kota. Namun, Polri menilai masih ada sisa volume kendaraan yang cukup besar yang perlu terus diurai agar tidak memicu kemacetan panjang.

“Ini semua menjadi bagian dari upaya untuk supaya rangkaian arus mudik dan arus balik betul-betul bisa terjaga dengan baik,” kata Sigit.

Polri bersama pemangku kepentingan terkait akan tetap menyiagakan berbagai rekayasa lalu lintas situasional, seperti sistem satu arah (one way) dan contraflow. Selain kelancaran jalur, Kapolri memberikan penekanan khusus pada aspek keselamatan guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Masyarakat diimbau untuk tidak memaksakan diri berkendara jika merasa lelah. Kapolri menyarankan pemudik untuk memanfaatkan fasilitas istirahat yang tersedia di rest area jalan tol maupun pos pelayanan dan pos terpadu di jalur arteri.

Baca Juga :  Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Selasa 14 April 2026

“Sehingga kemudian kita betul-betul bisa menekan jumlah laka lantas walaupun secara nasional kita turun, namun kita harapkan sampai dengan arus balik nanti jumlah laka lantasnya tidak terlalu signifikan,” tutup Sigit. @ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :