VISI.NEWS | JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merilis laporan terbaru pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 pada hari kedelapan, Jumat (20/3/2026). Secara umum, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di jalur mudik terpantau aman terkendali tanpa adanya insiden menonjol.
Juru Bicara Satgas Humas Ops Ketupat 2026, Kombes Pol. Marupa Sagala, menjelaskan bahwa meskipun mobilitas warga meningkat pesat, petugas di lapangan tetap sigap menjaga kelancaran arus.
“Secara umum situasi kamtibmas masih kondusif, meskipun terdapat dinamika di lapangan khususnya terkait peningkatan mobilitas masyarakat pada arus mudik,” ujar Marupa.
Berdasarkan data periode Kamis (19/3/2026) sore hingga Jumat (20/3/2026) pagi, tercatat 90 kejadian kecelakaan lalu lintas di seluruh wilayah operasi. Insiden tersebut mengakibatkan 1 orang meninggal dunia, 40 luka berat, dan 138 luka ringan, dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 581 juta.
Dalam hal kedisiplinan, Polri tetap mengandalkan teknologi. Tercatat 22 pelanggaran lalu lintas ditindak melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Selain tindakan hukum, polisi juga memberikan 47 teguran simpatik sebagai langkah edukasi bagi pengendara.
Arus mudik dari Jakarta menuju daerah menunjukkan kenaikan signifikan. Data Jasa Marga Command Center mencatat 208.825 kendaraan telah meninggalkan ibu kota melalui empat gerbang tol utama. Angka ini melonjak 48,15 persen dari kondisi normal, atau naik sekitar 4 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu.
“Peningkatan volume kendaraan ini terutama terjadi di Gerbang Tol Cikampek Utama arah Trans Jawa, yang menjadi titik dengan arus tertinggi. Namun demikian, kondisi lalu lintas secara umum masih dapat dikendalikan oleh petugas di lapangan,” jelas Marupa.
Sebaliknya, arus kendaraan yang masuk ke arah Jakarta justru turun drastis sebesar 42,22 persen, dengan volume hanya mencapai 77.584 kendaraan.
Pergerakan masyarakat tidak hanya bertumpu pada jalur darat. Sektor transportasi lain juga mencatatkan angka yang tinggi:
-
Laut: 112 perjalanan kapal di 37 pelabuhan dengan total 32.965 penumpang. Jalur Jawa–Sumatera menjadi yang terpadat dengan 123.540 penumpang.
-
Kereta Api: 1.504 perjalanan dengan total 616.287 penumpang.
-
Udara: 1.879 penerbangan yang mengangkut 184.180 penumpang.
Menjelang puncak hari raya, Polri mengingatkan warga untuk merayakan malam takbiran dengan bijak. Masyarakat dilarang melakukan konvoi berlebihan atau tindakan anarkis yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan konvoi berlebihan saat malam takbiran, tidak bersikap anarkis, serta tetap menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing,” tegasnya.
Marupa juga meminta pemudik memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan dan memanfaatkan hotline 110 jika memerlukan bantuan darurat.
“Polri bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, sehingga mudik dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tutup Marupa. @ffr