VISI.NEWS -Warga Desa/Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah ini masih ragu kebenaran virus mematikan Covid-19. Informasi yang dia dapat dari media sosial, juga percakapan orang-orang di pasar tradisional setempat belum bisa meyakinkannya bahwa virus itu nyata.
“Saya belum yakin covid itu membahayakan seperti yang diberitakan. Toh di Pasar Kaligondang orang-orang berseliweran dan banyak yang tidak pakai masker tapi aman-aman saja,” ungkap Ny. Rukmini (50), saat berbelanja di Pasar Kaligondang, Senin (30/11/2020).
Menurutnya, Covid-19 hanya rame di media sosial dan berita-berita saja, sedangkan di masyarakat kenyataannya tidak semenakutkan itu.”Meskipun demikian memang yang bagus itu tetap mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Kita harus percaya pada pemerintah, semata-mata dianjurkan pasti ada bahaya yang mengancam masyarakat,” ungkapnya.
Beda lagi dengan yang disampaikan oleh Suntoro (48). Ia mengaku tak pernah lepas dari masker karena profesinya sebagai pengemudi. Warga Desa Pageraji, Kecamatan Cilongok, Banyumas ini menggunakan masker dan membawa hand sanitizer kemana-mana awalnya karena takut kena tilang polisi.
“Terus terang awalnya hanya karena takut kena tilang, tapi lama-lama terbiasa dan sekarang malah merasa tidak nyaman kalau bepergian tanpa menggunakan masker. Selain karena debu, asap kendaraan, kadang penumpang yang kita bawa juga dalam kondisi flu. Kan lebih aman kalau pakai masker,” tandasnya.
Meski demikian, ia berharap pemerintah bisa membagi masker yang bisa tahan lama dan tidak mudah kena bakteri.” Ada baiknya kalau pemerintah nanti menyediakan masker yang bisa tahan lama dan tidak mudah menimbulkan bakteri. Karena, masyarakat kelihatannya sekarang sudah lebih terbiasa pakai masker,” katanya.
Di Kab. Purbalingga dan Banyumas kasus suspect tertinggi di Kecamatan Purbalingga sebanyak 78 kasus dari 558 kasus. Sedangkan di Banyumas 3.340 suspect Covid-19, dan 1.373 orang dinyatakan positif.
Dari jumlah tersebut diketahui sebanyak 830 orang dinyatakan sembuh, 44 orang meninggal dunia, serta 499 orang masih dalam perawatan.@maf