Para Mantan Kades Kabupaten Bandung Bentuk Koperasi Aliansi K26

Editor Suasana dialog para anggota Aliansi K26 yang sedang membahas perkoperasian di Ciparay, Rabu (19/8)./visi.news/yusup supriatna.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Puluhan anggota Aliansi K26 yang merupakan gabungan mantan kepala desa di wilayah Kabupaten Bandung mengadakan silaturahmi dengan membentuk sebuah Koperasi.

Penggagas Koperasi Aliansi K26 Kabupaten Bandung, Nanang Witarsa mengatakan, pembentukan koperasi ini selain ajang silaturahmi, juga untuk membangkitkan kembali semangat juang secara aktif dan produktif bersama-sama melalui wadah koperasi.

Menurut Nanang yang pernah menjabat Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bandung, nama Aliansi K26 sendiri berasal dari tanggal 26 Oktober 2019 yang saat itu bergulirnya pemilihan kepala desa serentak. Dalam pilkades serentak itu, banyak kades petahana yang tidak berhasil lagi menjabat.

“Para anggota yang hadir saat ini, merupakan para mantan kepala desa yang tidak berhasil dalam gelaran pilkades. Guna menyatukan kembali silaturahmi, maka dibentuklah koperasi ini,” jelas Nanang kepada VISI.NEWS, di Ciparay, Rabu (19/8).

Menurut Nanang yang lebih dikenal dengan panggilan Om Nawi, gagasan pembentukan koperasi ini supaya para mantan kepala desa ini aktif dan produktif kembali. Ia sangat yakin, dengan pengalamannya menjadi kepala desa, koperasi ini akan maju dan berkembang pesat.

“Sampai saat ini, yang terdaftar ada 191 anggota. Kemungkinan jumlah ini akan terus bertambah. Koperasi ini anggotanya bukan hanya mantan kepala desa, bahkan bisa juga kepala desa yang masih menjabat dan masyarakat umum,” ucap Om Nawi serius.

Lebih lanjut Nanang mengatakan, kehadiran Koperasi Aliansi K26 yang bergerak dalam koperasi simpan pinjam dan wirausaha
ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan serta bisa menyejahterakan anggotanya melalui keuntungan SHU (sisa hasil usaha).

“Makin besar jasa seorang anggota terhadap koperasi, makin besar pula penghasilan yang diperoleh anggota itu,” jelasnya.

Baca Juga :  Melalui Coklit, KPU Kab. Bandung Sudah Melaksanakan 100 Persen Sosialisasi Kepada Pemilih

Di tempat yang sama, Caca, salah seorang anggota yang juga mantan Kepala Desa Bumiwangi, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung mengatakan, terbentuknya koperasi ini jelas akan banyak sekali manfaatnya dan bernilai positif.

“Jelas banyak manfaatnya, selain menghubungkan kembali ajang silaturahmi dengan sesama mantan kepala desa, juga bisa saling bertukar informasi perihal usaha yang sedang dijalankan,” pungkasnya. @yus

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

"Cepat Cair Pengen Nikah", Tulis Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid -19 di Baju Hazmat yang Uang Insentifnya Belum Dibayar Sepeser pun

Kam Agu 20 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Sejumlah petugas instalasi pemulasaraan jenazah Covid- 19, RSUD dr. Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mengekspresikan kegelisahannya dengan cara kocak. Mereka menyampaikan unek-unek karena insentifnya belum dibayarkan sejak Covid-19 melanda Kota Tasikmalaya. Para petugas mencurahkan dengan tulisan di baju hazmat atau baju alat pelindung diri (APD) menggunakan spidol […]