Pasar Otomotif Terdampak Pandemi Covid 19 Runtuh Sampai 60 Persen

Korwil Grup Astra Solo, Isa Nuruddin Ahmad, didampingi Sutopo, serta pameran hasil kerajinan wayang kulit karya warga Desa Sidowarno, Klaten./visi.news/tok suwarto
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Pandemi Covid-19 yang sampai sekarang belum reda, merupakan pukulan telak yang meruntuhkan pemasaran produk otomotif. Penjualan kendaraan roda 2 maupun roda 4 produksi Astra grup, selama tahun 2020 sejak Januari sampai awal Oktober mengalami penurunan sampai 60 persen.

Koordinator Wilayah (Korwil) Grup Astra Solo, Isa Nuruddin Ahmad, mengungkapkan hal itu kepada VISI.NEWS, Jumat (16/10/2020). Dia menjelaskan kegiatan pameran bersama bertajuk “Festival Grup Astra Solo” di Atrium Mall The Park, pada 16 – 18 Oktober 2020.

“Selama pandemi penjualan semua produk Grup Astra minus sampai 60 persen. Sampai sekarang kondisi pasar belum membaik. Tetapi kami terus berupaya melakukan promosi meskipun tanpa target penjualan,” katanya.

Dalam festival tersebut, menurut Isa, Grup Astra Solo melibatkan 9 anak perusahaan Astra di wilayah Surakarta. Dalam festival kali ini, Grup Astra Solo juga menggelar pameran untuk memperkenalkan hasil kerajinan tatah sungging wayang kulit dari warga desa binaan Grup Astra Solo, yaitu Kampung Berseri Astra (KBA), Dusun Butuh, Desa Sidowarno, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten.

“Meskipun dalam masa pandemi, kami tetap melakukan pembinaan kepada masyarakat di desa binaan KBA yang memiliki keterampilan kerajinan wayang. Mereka kami bina untuk menghasilkan produk kerajinan lain kecuali wayang. Hasil kerajinan mereka selalu kami ikutkan dalam pameran,” sambungnya.

Sutopo dari divisi kendaraan roda 2, menambahkan, mulai Agustus 2020 lalu permintaan pasar terhadap kendaraan roda 2 sudah mulai menggeliat. Meskipun jumlahnya belum terlalu signifikan, sampai Oktober 2020 sudah ada kenaikan penjualan sekitar 20 persen.

“Dalam situasi pasar yang berat ini, Astra juga tetap berkomitmen membantu masyarakat. Belum lama ini, Astra menyalurkan dana CSR senilai Rp 103 juta untuk membantu pengusaha mikro kecil dan menengah,” jelasnya.

Target kegiatan festival tersebut, kata Isa lagi, adalah untuk mengenalkan produk unggulan Astra kepada masyarakat di wilayah Surakarta, sekaligus mengenalkan kegiatan desa binaan Grup Astra Solo, yaitu Kampung Berseri Astra (KBA), di Desa Sidowarno Wonosari. Warga desa di wilayah Kabupaten Klaten tersebut, telah 2 tahun dibina Grup Astra Solo bukan hanya dalam menghasilkan ragam produk kerajinan, tetapi juga dalam pemasaran.

Di Kampung Berseri Astra, Grup Astra Solo mendampingi warga desa dalam berbagai kegiatan untuk menggali potensi desa, yakni kerajinan wayang kulit. Saat ini desa tersebut telah dikembangkan dengan kegiatan penunjang di sektor pariwisata untuk menuju desa wisata, termasuk mengembangkan hasil kerajinan melalui kegiatan Bank Sampah. @tok

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Warganet Doakan Valentino Rossi Segera Pulih dari Covid-19

Jum Okt 16 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mengumumkan dirinya positif Covid-19 melalui twitter-nya, @ValeYellow46, pada Kamis 15 Oktober 2020. Kabar buruk itu pun membuat para penggemar MotoGP sedih sekaligus khawatir. Unggahan Rossi yang menyatakan dirinya positif Covid-19, dibanjiri komentar dari para penggemar MotoGP. Mereka mendoakan dan mendukung […]