Pasca 2 Tewas dan 10 Mengalami Luka, Pemdes Dirgahayu Datangkan Pawang untuk Usir Lebah

Ilustrasi lebah./istimewa/net.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Pascaserangan lebah yang menewaskan dua orang dan melukai 10 orang warga lainnya di Kampung Cilongkeang, Desa Dirgahayu, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, warga di sekitar lokasi pun menjadi resah. Mereka khawatir lebah itu kembali menyerang warga yang berada di sekitarnya.

Melihat gelagat kekhawatiran warga atas teror lebah tersebut, dengan sigap Pemerintah Desa Dirgahayu berinisiatif mengundang pawang untuk mengusir hewan penyengat membahayakan dan bahkan mematikan tersebut.

Kepala Wilayah Cilongkeang, Desa Dirgahayu, Yana Rohana, mengatakan untuk mengantisipasi teror lebah mematikan itu, pihaknya mendatangkan pawang untuk memusnahkan sarang lebah. Kebetulan pawang itu masih warga Desa Dirgahayu.

Penanganannya dengan cara membakar sarangnya dan melakukan pengasapan agar lebah-lebah membahayakan pada kabur. Pengusiran itu juga dilakukan bersama warga lainnya.

“Penangan inu dilakukan agar tidak terjadi keresahan atas teror lebah. Pasca kejadian itu warga merasa resah karena terancam dan aktivitasnya terganggu,” katanya kepada VISI.NEWS, Minggu (12/7).

Menurutnya, pembasmian itu berjalan lancar dan tidak sampai ada yang terluka. Namun pembasmian ini bukan berarti untuk mematikan, tetapi memindahkan ke tempat yang jauh dan tidak mengganggu warga yang beraktivitas. Meskipun pada faktanya banyak lebah yang mati karena terkena pembakaran.

Selain menggunakan pawang, mengatasi lebah itu melibatkan juga masyarakat dan dihadiri juga oleh Bhabinkantibmas dan Babinsa. Tujuannya agar masyarakat merasa aman dan tidak ada lagi rasa cemas.

Seperti diketahui serangan lebah di Kampung Cilongkeang, Desa Dirgahayu, Kecamatan Kadipaten menewaskan dua orang warga dan 10 orang mengalami luka. Warga diserang lebah atau odeng saat sedang bekerja di sawah.

Kedua korban diketahui bernama Aminah (74) dan Elah (57) yang merupakan warga setempat. Kedua korban sempat dilarikan ke Puskesmas DTP Ciawi, namun akibat lukanya cukup parah korban tak bisa terselamatkan.@akr

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Erdogan Buka Suara Usai Dikecam soal Hagia Sophia

Ming Jul 12 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akhirnya buka suara menanggapi kecaman dari seluruh dunia atas keputusannya memfungsikan kembali situs warisan dunia Hagia Sophia menjadi masjid. “Keputusan ini tidak dibuat dengan mendengar apa yang orang lain katakan, tapi mempertimbangkan apa yang menjadi hak kami dan apa yang diinginkan […]