Pasca Pandemi, Danone Indonesia dan Kampus Bisnis Umar Usman Dorong UMKM Go Digital dan Modern

Editor Webinar bertemakan "UMKM Pasca Pandemi, UMKM yang Modern dan Digital". /visi.news/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | JAKARTA– Danone Specialized Nutrition Indonesia melalui PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada) Indonesia bersama Kampus Bisnis Umar Usman kembali mengumpulkan para pelaku UMKM dari berbagai daerah di Indonesia dalam webinar Damping batch ke 4.

Webinar kali ini bertemakan “UMKM Pasca Pandemi, UMKM yang Modern dan Digital” dengan menghadirkan para pemateri yang merupakan praktisi dibidangnya. Sebanyak 430 peserta dari seluruh Indonesia hadir pada webinar ini.

Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Perekonomian global mulai pulih dan diperkirakan tumbuh positif pada 2021. Pasca kontraksi tajam pada Q2-2020, tren positif dan pemulihan ekonomi sejak Q3-2020 terjadi secara global, termasuk di Indonesia. Hal ini tentunya memberikan keyakinan baru untuk para pelaku UMKM sehingga melalui program Damping Danone Indonesia dan Umar Usman menyelenggarakan webinar hari ini.

Direktur Kampus Bisnis Umar Usman Lily Zulaiha, mengatakan bahwa acara ini dilaksanakan untuk mendukung para pelaku UMKM untuk terus berinovasi, beradaptasi, dengan mengubah kebiasaan menuju Go Digital. “Karena menurut data baru 13% saja UMKM di Indonesia saat ini yang mulai menggunakan teknologi digital untuk pemasaran produknya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah para UMKM untuk terus bertumbuh, berbagi inspirasi dan meluaskan relasi,” ungkapnya.

Dalam webinar yang didukung pula oleh Shipper.id., salah satu agregator logistik & warehouse di Indonesia yang menyediakan jasa pengiriman barang serta sewa gudang terpercaya. Reza Syahdan, Event & Community Manager Shipper menjelaskan bahwa salah satu tujuan shipper hadir dengan tujuan membantu para pelaku usaha kecil agar lebih mudah dalam mendistribusikan produk ataupun proses operasionalnya. “Karena melalui Shipper, pebisnis bisa melakukannya mulai dari jumlah terkecil”, tutur Reza.

Baca Juga :  Wisuda ke-83 UIN Sunan Gunung Djati Bandung Sukses Digelar Secara Hibrid

Selain Reza, hadir pula sebagai narasumber yaitu Jiwo Damar Anarkie, Impact Manager Warung Pintar. Warung Pintar merupakan sebuah Platform Bisnis UMKM untuk mendigitalisasi pertumbuhan konsumen Indonesia. “Termasuk dampak baik dari pandemi, akhirnya semakin banyak pelaku usaha kecil dan menengah yang mulai digitalisasi bisnisnya. Warung Pintar hadir dengan membuat sistem operasi distribusi terintegrasi, menghubungkan pemilik warung, penjual, pengiriman truk, gudang dan merek”, papar Jiwo.

Pada sesi ke kedua webinar, hadir juga Koh Eka, Sekretaris Komunitas Forum Kewirausahaan Pemuda yang memberikan pandangannya terkait dengan pentingnya digitalisasi bagi pelaku UMKM. Koh Eka menuturkan, “UMKM harus siap untuk Go Digital dan Go Modern, karena kedepan Indonesia akan menghadapi persaingan pasar global. Maka dari sekarang adalah waktu yang tepat untuk para pelaku usaha banyak belajar ilmu-ilmu digital dan strategi marketing dengan mengandalkan teknologi yang semakin berkembang”, pungkasnya.

Webinar ini merupakan agenda pembuka dari program pendampingan bisnis periode ke-4 pada tahun 2021. Peserta yang mengikuti webinar kali ini berkesempatan untuk mendapatkan berbagai pelatihan bisnis dan pendampingan eksklusif bersama coach tersertifikasi.

Menutup acara, Arif Wahyudin selaku Sr Manager Sustainable Development Danone Indonesia, menyampaikan, “Pandemi ini memunculkan banyak aplikasi digital baru yang semakin memudahkan penggunanya, namun secanggih apapun teknologi jika pelaku usaha itu tidak memulai untuk menggunakan dan belajar, maka mereka akan tertinggal. Sebagai pelaku UMKM perlu dimulai dari diri sendiri untuk mengubah mindset dan memiliki semangat untuk beradaptasi melalui penggunaan teknologi digital ini. Program Damping ini merupakan salah satu fasilitas bagi UMKM untuk belajar yang digagas oleh Danone Indonesia bersama Kampus Bisnis Umar Usman. Melalui program-program yang kami rancang Danone akan terus berusaha mendampingi para UMKM di Indonesia untuk terus berkembang”. @mpa

Baca Juga :  LIGA INGGRIS: Liverpool Makin Tenggelam, Chelsea Lanjutkan Tren Positif

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Di UNS Pusdi Potensial Dikembangkan Jadi PUI yang Tidak Bagus Ditutup

Kam Okt 21 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | SOLO – Pusat studi (Pusdi) yang bernaung di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo yang memiliki keunggulan dan potensial akan dikembangkan menjadi Pusat Unggulan Iptek (PUI). Ketua LPPM UNS, Prof. Dr. Okid Parama Astirin, menjelang roadshow 2 hasil penelitian dan […]