Pasca-pandemi, Jawa Barat Miliki 7 Potensi Ekonomi

Editor :
Kang Emil saat membuka West Java Investment Summit (WJIS) 2020./visi.news/istimewa.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyatakan bahwa Jabar memiliki tujuh potensi ekonomi baru pasca-Covid-19, yaitu pertama meraup peluang investasi perusahaan yang pindah dari Tiongkok, kedua swasembada pangan.

Adapun yang ketiga adalah swasembada teknologi. Keempat, mendorong peluang bisnis di sektor kesehatan. Kelima, digital ekonomi. Keenam penerapan ekonomi berkelanjutan, sedangkan yang terakhir pariwisata lokal.

Berdasarkan data BPS periode Januari hingga Agustus 2020, Jabar menyumbang 16,28 persen atau 16,79 miliar dolar Amerika Serikat terhadap ekspor nasional, disusul Jawa Timur sebesar 12,95 persen dan Kalimantan Timur sebesar 8,44 persen.

“Berita baiknya adalah salah satu penyumbang ekspor terbesar adalah kita (Jabar-red),” kata Kang Emil.

Itu artinya, tambahnya, roda ekonomi terus bergerak. Hal itu diucapkan Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, dalam konferensi pers usai rapat mingguan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (28/9/2020) lalu.

“Kita patut berbangga karena sepertiga ekspor terkait ekonomi kreatif datang dari tanah Jawa Barat,” kata kang Emil.

Seperti diketahui, Covid-19 telah menghentikan roda perekonomian di seluruh nusantara, tak terkecuali Provinsi Jawa Barat. Supply dan demand berhenti bersamaan makin merebaknya virus corona. Perekonomian Jabar pun terus merosot.

Bahkan, bukan rahasia lagi, menjalar ke kebutuhan rumah tangga. Ini ditandai dengan melemahnya daya beli masyarakat dan banyaknya perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Langkah yang diambil Pemerintah Daerah Provinsi Jabar yakni menyalurkan bantuan sosial (bansos). Sasarannya adalah warga berpenghasilan rendah yang terdampak Covid-19.

Dalam rilis humas pemprov Jabar ke laman pribadi menyebutkan, Pemda Provinsi Jabar langsung melakukan penyesuaian besaran nilai bansos dan jumlah Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS).

Baca Juga :  Kang DS Berharap Rumah Korban Puting Beliung Cimenyan Sebelum Puasa Sudah Diperbaiki

Selain penyaluran bansos provinsi, Pemda Jabar pun intens mendorong pelaku UMKM. Tujuannya agar perekonomian Jabar kembali bergairah. @bik

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Forkompimda Jateng Jemput Kepulangan Jenazah Habib Ja'far di Bandara

Sab Jan 2 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyambut kedatangan jenazah Habib Ja’far al Kaff di Bandara Ahmad Yani Semarang, Sabtu (02/01/2021). Didampingi Gubernur Jateng dan perwakilan dari Kodam IV Diponegoro, Ganjar memberikan penghormatan terakhir di tempat itu. Jenazah tiba di bandara sekira pukul 10.40 WIB, Kapolda menunggu sebentar […]