Pasien Covid-19 Membeludak, Pemkot Tasikmalaya Jadikan Rusunawa UNS Sebagai Pusat Penampungan

Bangunan Rusunawa Universitas Negeri Siliwangi (UNS) Tasikmalaya yang dijadikan sebagai pusat penampungan pasien corona yang tiap harinya semakin membeludak/visi.news/ayi kuraesin
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Ruang isolasi bagi pasien Covid-19 di beberapa rumah sakit di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, telah terisi penuh bahkan overload, termasuk gedung baru di RSUD dr. Soekardjo yang disiapkan telah terisi penuh.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya langsung melakukan rapat koordinasi bersama Tim Gugus Tugas Covid 19 Kota Tasikmalaya.

Hasilnya, untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan pasien, Pemkot Tasikmalaya memutuskan untuk mengoperasikan bangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Universitas Negeri Siliwangi (UNS) Tasikmalaya. Bangunan tersebut dijadikan sebagai pusat penampungan pasien corona yang tiap harinya semakin membeludak.

Apalagi hasil tracing dan tes swab dari berbagai klaster terus dilakukan terutama klaster pesantren, keluarga, dan tenaga medis di Kota Tasikmalaya.

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman usai menggelar rapat koordinasi di Bale Kota Tasikmalaya, Selasa (29/9) mengatakan setiap harinya pasien positif Covid 19 terus bertambah. Hingga Senin (28/9) pukul 20, dalam sehari terjadi penambahan 33 pasien terkomfirmasi positif Corona.

“Itu pun proses trancing dihentikan sementara karena hari ini kita akan fokus dulu proses penjemputan terhadap 33 pasien positif ke ruang darurat di Rusunawa UNS,” kata Budi.

Menurut Budi, dalam rapat koordinasi ini membahas terkait alternatif ruangan, seiring dengan penuhnya semua ruangan isolasi di beberapa rumah sakit di Kota Tasikmalaya. Sebagai pemerintah daerah, tentunya berkewajiban untuk mencari bangunan alternatif lain untuk dijadikan ruang perawatan Covid-19. Hasilnya, memutuskan bangunan Rusunawa UNS Tasikmalaya untuk dijadikan penampuan pasien Covid-19.

Itu pun pihaknya memprediksi ruangan Rusunawa UNS akan langsung penuh oleh pasien terkonfirmasi yang akan dirawat.

“Diperkirakan bangunan Rusunawa akan langsung penuh dengan pasien yang akan dijemput hari ini. Tentunya sangat mengkhawatirkan dengan penambahan pasien Covid-19 yang tiap hari semakin bertambah,” tuturnya.

Dikatakan Budi yang juga sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Tasikmalaya, puluhan hasil tracing yang terkonfirmasi positif tes swab itu sampai sekarang belum selesai dan masih berlangsung dari sampel sampai 800 orang tiap harinya.

Paling banyak pasien terkonfirmasi positif ini berasal dari klaster pesantren dan belum lagi klaster lainnya yang sampai sekarang proses tracingnya masih berlangsung.

“Paling banyak untuk hari ini dari klaster pesantren. Belum lagi ada penambahan dari klaster sebelumnya yang tracingnya masih dilakukan terus,” ujarnya.

Budi berharap kasus penambahan Covid-19 gelombang kedua di wilayahnya ini dianggap serius oleh masyarakat. Terutama dalam mematuhi anjuran protokol kesehatan dan menjauhi kerumunan orang.

“Ini kondisi Tasikmalaya sekarang sangat serius dan banyak terkonfirmasi positif. Malahan beberapa kali lipat dari jumlah kasus gelombang pertama kemarin. Saya harap masyarakat lebih menyadari bahayanya pandemi corona sekarang ini,” ungkapnya.

Sementara itu dari data yang diterima, sejak Sabtu (26/9) tercatat total kasus sebanyak 23 orang yang terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tasikmalaya. Jumlah tersebut terus bertambah, yakni pada Minggu (27/9) malam, diketahui bertambah 22 orang dari jumlah total terkonfirmasi Covid-19 klaster pesantren yang langsung dijemput ambulans ke RSUD Seokardjo Tasikmalayan dari rumahnya masing-masing.

Adapun pada Senin (28/9) kemarin bertambah lagi terkonfirmasi positif berjumlah 33 orang yang rencananya pada hari ini akan dievakuasi dan dirawat di ruang darurat Rusunawa UNS Tasikmalaya.

Jadi total sampai Selasa (29/9) pagi jumlah kasus terkonfirmasi Covid yang dirawat di ruang isolasi berjumlah 78 pasien. @arn

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Hipmi Jabar Apresiasi Hipmi Kab. Bandung yang Sukses Gelar Sarasehan Hadirkan 2 Paslon Cabup/Cawabup

Sel Sep 29 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Sukses penyelenggaraan Sarasehan Calon Bupati & Wakil Bupati Kabupaten Bandung, Badan Pengurus Cabang Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda) Kabupaten Bandung mendapat apresiasi dari Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi Jawa Barat melalui ketua umumnya,, Surya Batara Kartika. Dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan VISI.NEWS, Selasa (29/9) disebutkan, apresiasi […]