Pelunasan Bipih Jemaah Haji Reguler Capai 22.927 Orang

Editor Calon jemaah haji yang sudah melunasi Bipih untuk musim haji tahun sampai Minggu (21/1/2024) sudah 10 persen. /visi.news/dok
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan bahwa sebanyak 22.927 jemaah haji reguler telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) tahun 1445 Hijriah/2024 Masehi. Jumlah ini merupakan sekitar 10% dari total kuota jemaah haji Indonesia yang mencapai 241.000 orang.

Sumber: Kemenag.go.id

Juru Bicara Kemenag Anna Hasbie mengatakan, pelunasan Bipih tahap pertama dibuka sejak 10 Januari 2024 dan akan berakhir pada 12 Februari 2024. Pelunasan ini diperuntukkan bagi jemaah haji reguler yang sudah memenuhi syarat istitha’ah kesehatan.

“Syarat istitha’ah kesehatan adalah salah satu syarat utama untuk melaksanakan ibadah haji. Jemaah harus menjalani pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan yang ditunjuk oleh Kemenkes,” jelas Anna dalam keterangan persnya, Minggu (21/1/2024).

Anna menambahkan, hingga saat ini, sebanyak 100.181 jemaah haji reguler telah melakukan pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan memenuhi syarat istitha’ah kesehatan. Jumlah ini setara dengan hampir 50% dari total kuota jemaah haji Indonesia.

“Kami berharap jemaah yang sudah memenuhi syarat istitha’ah kesehatan segera melunasi Bipih agar dapat mempersiapkan diri lebih baik untuk ibadah haji,” ujar Anna.

Anna juga mengatakan, ada tren kenaikan jemaah yang melakukan pelunasan Bipih dalam beberapa hari terakhir. Ia memprediksi, pelunasan pekan depan akan naik signifikan karena jemaah yang sudah memenuhi syarat istitha’ah kesehatan juga lebih dari 100 ribu orang.

“Kami mengimbau jemaah untuk tidak menunda-nunda pelunasan Bipih agar tidak terjadi penumpukan di akhir masa pelunasan. Jemaah juga harus memperhatikan besaran Bipih per embarkasi yang berbeda-beda,” tutur Anna.

Besaran Bipih jemaah haji reguler tahun ini berkisar antara Rp49.995.870 hingga Rp60.526.334 per orang, tergantung embarkasi keberangkatan. Besaran Bipih ini dipergunakan untuk biaya penerbangan haji, akomodasi Makkah, sebagian biaya akomodasi Madinah, biaya hidup (living cost), dan visa.

Baca Juga :  Detik-detik Kecelakaan Beruntun 11 Mobil di Tol Jakarta-Cikampek

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah menandatangani MoU terkait penyelenggaraan ibadah haji 1445 H dengan Menteri Haji dan Umrah Saudi Tawfiq F Al Rabiah pada awal Januari 2024. Dalam MoU tersebut, Indonesia mendapat kuota 241.000 jemaah, terdiri atas jemaah haji reguler dan haji khusus.

@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Humaira Zahrotun Noor Sebut Kaum Milenial Menikmati Proses Demokrasi

Sen Jan 22 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | MAJALAYA – Caleg DPRD Provinsi Jabar Humaira Zahrotun Noor mengungkapkan bahwa kaum milenial menikmati proses demokrasi dan mencari gagasan terbaik dalam menghadapi Pemilu 14 Februari 2024 mendatang. Terutama terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pemilu Pilpres 2024. “Kita mau mencari pasangan calon yang benar-benar pro […]