Pemain Asing dan Pelatih Dunia Memberikan Pujian untuk Stadion Si Jalak Harupat

Editor Stadion Si Jalak Harupat. /visi.news/dok
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SOREANG – Stadion Si Jalak Harupat (SJH) , menjadi sorotan selama Piala Dunia U17 tahun 2023, mendapat pujian yang tak terhingga dari para pemain asing dan pelatih dunia. Radja Nainggolan, bintang berpengalaman, memberikan ungkapan langsung tentang pengalamannya di stadion tersebut.

“Stadion Si Jalak Harupat sungguh mempesona. Saya merasa terhormat bisa bermain di sini dan merasakan semangat yang luar biasa dari penonton,” ujarnya.

Claudio Echeverri, bintang muda Argentina U-17, menambahkan, “Ini lebih dari sekadar lapangan sepak bola. Stadion ini menciptakan suasana yang sangat mendukung, membuat setiap pertandingan menjadi momen bersejarah.” Echeverri juga memuji fasilitas dan layanan di stadion tersebut.

Pelatih timnas U-17 Jerman, Christian Wuck, memberikan perspektif pelatih terhadap Stadion Si Jalak Harupat. “Sebagai pelatih, saya sangat menghargai kondisi lapangan yang sangat baik di sini. Stadion ini memberikan pemain kesempatan untuk bermain sepak bola dengan kondisi terbaik,” kata Wuck.

Sementara itu, pelatih timnas Jepang, Yoshiro Moriyama, menyoroti keunikan budaya Indonesia yang tercermin dalam desain stadion. “Melihat sentuhan lokal dalam arsitektur dan dekorasi stadion adalah pengalaman yang menarik. Ini memberikan nuansa berbeda yang sulit ditemui di tempat lain,” ungkapnya.

Sejumlah pemain asing juga mengakui bahwa atmosfer di Stadion Si Jalak Harupat memberikan semangat tambahan. “Saya belum pernah merasakan dukungan begitu kuat dari penonton. Stadion ini memberikan energi luar biasa kepada tim,” kata salah satu pemain yang turut berkompetisi di Piala Dunia U17.

Dengan pujian yang terus mengalir dari para pemain dan pelatih dunia, Stadion Si Jalak Harupat mempertahankan reputasinya sebagai salah satu arena sepak bola paling mengesankan di tingkat internasional, menandai momen bersejarah dalam Piala Dunia U17 tahun 2023.

Baca Juga :  Siaran Langsung Liga 1 Pekan ke-30, Hari Ini, Persipura vs PSM, Persebaya Tantang Persik, Persija kontra Borneo

Berdampak Ekonomi

Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna mengatakan bahwa SJH kesan positif terhadap SJH akan memberikan kepercayaan Internasional untuk menggelar event serupa di stadion tersebut.

“Karena secara ketersediaan, kesiapan untuk si jalak harupat sudah mumpuni dan layak dijadikan pertandingan internasional,” ujarnya.

Berbagai fasilitas, kata Kang DS ia biasa disapa, telah diperbaiki saat mempersiapkan perhelatan Piala Dunia U17 tahun 2023 tersebut.

“Alhamdulillah saat ini rumputnya sudah bagus. sehingga pemain bisa merasakan nikmatnya lapangan Si Jalak Harupat,” kata Dadang.

Dadang mengapresiasi langkah PSSI yang telah menggelar event internasional ini di Kabupaten Bandung.

“Kami sangat apresiasi dan terimakasih kepada ketua umum PSSI. Kalaupun Si Jalak Harupat jadi tuan rumah, maka kami akan lebih bahagia dan tentunya ini akan berdampak secara positif untuk perkembangan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung,” jelas dia.

Tak hanya itu, jika Stadion Si Jalak Harupat digunakan sebagai venue Piala Dunia U-17. Event tersebut, kata dia, akan membangkitkan berbagai sektor, mulai dari ekonomi dan lainnya.

“Ini banyak manfaat. Sektor ekonomi akan terdorong. Kemudian juga akan motivasi kepada atlet kita, terutama pencinta sepak bola untuk terus melakukan langkah-langkah sehingga nanti menjadi atlet yang profesional baik secara lokal regional nasional maupun internasional,” pungkasnya.

@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Para Caleg Dapil 6 Kabupaten Bandung Siap Memberikan yang Terbaik untuk Pemilih

Ming Nov 19 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BALEENDAH – Dalam rangka menghadapi Pemilihan Legislatif yang semakin dekat, para calon legislatif dari Daerah Pemilihan (Dapil) 6 Kabupaten Bandung telah aktif melakukan sosialisasi untuk mendapatkan dukungan masyarakat. Jadwal kampanyenya sendiri akan dimulai pada 28 November 2023 sampai 10 Pebruari 2024 atau selama 75 hari. Sejumlah tokoh […]
Logo Pemilu 2024