Pemain Liga 1 Jalani 11 Kali Tes Swab dalam Semusim

Foto ilustrasi laga Liga 1 2019./antara/raisan al farisi.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Seluruh pemain dan ofisial Liga 1 bakal menjalani 11 kali tes swab dalam semusim mulai Oktober 2020 sampai Februari 2021.
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Hadian Lukita, Kamis (13/8) menjelaskan, setiap klub harus lebih dahulu melakukan tes swab mandiri yang hasil dan laporannya harus diserahkan ke LIB paling lambat 23 September 2020.

Setelah itu, menjelang laga perdana Liga 1 2020 di masa pandemi Covid-19 pada Oktober mendatang, tes swab baru akan ditanggung LIB.

“Tes swab dari LIB nanti teknisnya apakah akan dilakukan di daerah asal klub tersebut, atau setelah mereka tiba di home base barunya, ini masih dikoordinasikan. Yang pasti hasilnya harus sudah ada H-1 sebelum pertandingan pertama dimulai.”

“Setelah itu, LIB akan secara rutin dan berkala menggelar tes swab per 14 hari sekali. Setiap klub mendapatkan keharusan 14 hari sekali tes swab selama kompetisi bergulir. Jadi per orang akan mendapatkan 11 kali tes swab selama lima bulan bergulirnya Liga 1 2020,” kata Hadian Lukita melalui sambungan telepon.

Hadian belum bisa menjelaskan biaya yang dikeluarkan LIB untuk menggelar tes swab bagi seluruh komponen yang terlibat di Liga 1 2020. Namun, ia memastikan ada bantuan dari Satgas Penanganan Covid-19 terhadap pelaksanaan tes swab Liga 1.

“Kami masih akan melakukan pertemuan dengan Satgas soal teknis pelaksanaan tes swab-nya seperti apa. Pasti tidak semua akan ditanggung Satgas. Mungkin nanti Satgas siapkan alat tes dan perlengkapannya karena tidak mungkin kami yang langsung beli. Satgas yang menyiapkan tim medis kami operasionalnya,” jelas Hadian Lukita.

Jika sekali tes swab per orang dikenakan biaya sekitar Rp 1,5 juta, butuh biaya Rp 16,5 juta per orang dalam satu klub selama semusim. Jika dalam satu klub ada 45 personel yang diboyong untuk setiap pertandingan, LIB mengeluarkan sedikitnya Rp 742,5 juta per klub untuk tes swab.

Total ada 18 klub peserta di Liga 1 2020, LIB diperkirakan bakal mengeluarkan lebih dari Rp 133 miliar khusus untuk pelaksanaan protokol tes swab.

Hadian memastikan 45 orang itu hanya jumlah personel untuk satu klub. Belum ditambah dengan panitia penyelenggara, keamanan, match commissioner, dan wasit. Total, disebut Hadian, ada 272 orang yang terlibat dalam satu pertandingan.

“Kalau ada yang positif, pasti akan ada SOP (prosedur standar) yang kami siapkan. Selama periode kompetisi, di hotel akan disediakan dua kamar untuk isolasi mandiri. Klub juga harus memberikan laporan harian dari tim medianya terkait kondisi tim. Kalau ada yang terpapar, kami jalankan prosedur pemerintah,” kata Hadian.

Awal September mendatang, LIB juga akan menggelar workshop yang melibatkan tim medis klub masing-masing, Dinas Kesehatan di lokasi venue pertandingan digelar, PSSI serta Gugus Tugas.

“Nanti di workshop itu kan setiap stadion, daerahnya punya ciri tersendiri dalam menangani Covid-19. Kami akan koordinasi terkait rumah sakit rujukannya, pengamanannya di stadion supaya jelas semuanya,” ujar Hadian Lukita. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Khutbah Jumat: Jangan Takut Tak Dapat Rezeki, Takutlah Tak Dapat Rida Ilahi

Kam Agu 13 , 2020
Jangan Lupa BagikanOleh Ali Farkhan Tsani KITA sebenarnya tidak sedang mencari rezeki. Tapi menjemput rezki. Rezekinya sudah ada, sudah Allah tentukan. Tinggal kita jemput. Yang kita lakukan adalah mencari berkahnya dari rezeki itu. Kita jangan takut dapat atau tidak dapat rezeki. Karena itu semua sudah ada dalam jaminan Allah. Yang […]