Search
Close this search box.

Pembangunan SMPN 6 Pangalengan Mundur Akibat Efisiensi APBD

Ilustrasi pembangunan./visi.news/freepik.

Bagikan :

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Harapan masyarakat Desa Tribaktimulya, Kecamatan Pangalengan, untuk segera memiliki Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 6 Pangalengan tampaknya harus tertunda.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan pasalnya proses administrasi untuk pembayaran tanah SMPN 6 Pangalengan hingga saat ini belum dilakukan.

“Rencananya pembayaran tersebut akan dilaksanakan pada tahun 2025. Namun, hingga kini belum terealisasi karena adanya efisiensi atau perubahan anggaran,” ungkap Kepala Desa Tribaktimulya, Cahya Sukmana

Sementara berdasarkan kwitansi tertulis bahwa pembayaran seharusnya dilakukan pada tahun 2025. Namun, karena adanya perubahan alokasi dana, rencana pembayaran pembelian tanah itu akan dilaksanakan pada tahun 2026 melalui APBD.

Pihak desa, lanjutnya, merasa khawatir jika penundaan tersebut membuat pemilik tanah berubah pikiran dan tidak lagi bersedia menjual lahannya

“Jika hal itu terjadi, pihak desa tentu harus mencari lokasi baru untuk pembangunan,” keluh Cahya.

Kepala Desa menyampaikan harapannya agar pembayaran dapat direalisasikan pada tahun 2025, karena ia khawatir lahan yang sudah disiapkan untuk dibayar bisa batal dijual.

” Takut berubah pendirian pemilik tanah atau harga jual akan naik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pihaknya sangat berharap pembebasan tanah untuk pembangunan SMPN 6 Pangalengan dapat segera direalisasikan, karena hal tersebut sudah lama dinantikan oleh para orang tua siswa dan warga masyarakat Tribaktimulya @Ihda

Baca Berita Menarik Lainnya :