Pemberdayaan UMKM PKK Percepat Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

Editor Ketua TP PKK Kota Solo, Selvi Ananda, didampingi Kepala KPw BI Solo, Nugroho Joko Prastowo, meninjau produk kuliner dalam kemasan yang dipamerkan para anggota TP PKK tingkat kecamatan se Kota Solo, dalam pelatihan di Loji Gandrung/visi.news/tok suwarto
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SOREANG – Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Solo, Selvi Ananda, yang juga isteri Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, menyatakan, usaha rumahan para anggota PKK merupakan usaha mikro yang bisa berdampak baik terhadap pemulihan ekonomi pasca pandemi, sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Pernyataan tersebut diungkapkan di depan 30 UMKM anggota TP PKK tingkat kecamatan se Kota Solo, yang mewakili 5 kecamatan, masing-masing 6 orang dari Kecamatan Banjarsari, Kecamatan Jebres, Kecamatan Pasar Kliwon, Kecamatan Serengan dan Kecamatan Laweyan, peserta “Pelatihan Branding dan Kemasan yang Inovatif dan Ramah Lingkungan, serta Pemasaran Digital dan Perizinan”, yang digelar TP PKK Kota Solo bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo, di pendapa rumah dinas Wali Kota Solo “Loji Gandrung”, Kamis (13/10/2021).

“Kita punya komitmen memberdayakan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk kemajuan usaha para anggota PKK. Dengan pemberdayaan UMKM PKK, perekonomian Kota Solo pasca pandemi akan segera bangkit,” ujar Selvi.

Isteri Wali Kota Solo mengemukakan, branding dan packaging merupakan unsur penting dalam pemasaran produk. Terlebih di era digitalisasi penjualan online, khususnya produk kuliner, para pembeli yang tidak bisa melihat langsung hanya melihat dari foto kemasan yang diunggah di media sosial.

“Jadi UMKM anggota PKK juga harus mengikuti perkembangan digitalisasi untuk kemajuan usahanya. Dalam pelatihan ini, para peserta bukan hanya diajarkan cara mengemas produk yang baik, tetapi juga kemasan inovatif yang ramah lingkungan, serta akan mendapatkan pengetahuan bagaimana cara memperoleh perizinan,” tandasnya.

Selvi menambahkan, pelatihan selama 2 hari, Kamis dan Jumat (24-25/10/2021) tersebut merupakan tahap awal dan akan berkelanjutan. Dengan pemberdayaan usaha anggota PKK, diharapkan seluruh keluarga masyarakat Kota Solo sejahtera dan dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi.

Baca Juga :  Persija Jakarta Juara Piala Menpora

Kepala KPw BI Solo, Nugroho Joko Prastowo, menjelaskan, BI bersama Pemkot Solo bersinergi dengan stakeholder terkait mengembangkan UMKM di sektor ekonomi kreatif dan produk unggulan daerah yang berbasis lokal, termasuk potensi UMKM binaan TP PKK.

“Secara spesifik, perhatian Bank Indonesia maupun pemerintah adalah pada aktivitas dan inovasi UMKM yang produktif dan berdaya saing. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia atau Gernas BBI,” jelasnya.

Pada sisi lain, menurut Nugroho,
pemberdayaan dan kemandirian ekonomi keluarga perlu dikembangkan sebagai upaya mewujudkan keluarga yang sejahtera dan berkualitas.
Pemberdayaan ekonomi keluarga, katanya, dapat dilakukan dengan upaya peningkatan pendapatan melalui usaha sesuai potensi yang dimiliki dan dibutuhkan oleh pasar.

“Untuk mengembangkan usaha yang potensial, diperlukan pendampingan dari berbagai pihak. Pendampingan masyarakat yang merupakan program PKK, yaitu Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), selaras dengan program Bank Indonesia dalam pengembangan klaster dan UMKM.

Salah satu fokusnya pada peningkatan kualitas produk dan daya saing usaha, serta peningkatan perluasan akses pemasaran,” sambungnya.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta yang mewakili Kecamatan Banjarsari, Kecamatan Jebres, Kecamatan Pasar Kliwon, Kecamatan Serengan dan Kecamatan Laweyan, masing-masing sebanyak 6 orang, mendapat pelatihan dari Aries Adenata, co-founder Indonesia Branch Advisit Network dan Rakmatniwa, trainer dari BisnisUKM.com, dengan materi teknis pemilihan bahan dan bentuk kemasan inovatif, serta estetika kemasan. Sedangkan narasumber lain, Radithiyo Basumurtiatma dari Google, memberikan materi tentang pemasaran digital.@tok

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Shopee Hadirkan 11.11 Big Sale, Festival Belanja yang Paling Dinantikan Sebagai Dorongan Kemajuan Bisnis UMKM

Jum Okt 15 , 2021
Silahkan bagikan Untuk memberikan keuntungan bagi konsumen, pelaku bisnis, dan masyarakat, Shopee 11.11 Big Sale menghadirkan COD Gratis Ongkir Rp 0, Murah Lebay Diskon s/d 90% dan Flash Sale Rp 11 VISI.NEWS | JAKARTA – Shopee kembali mempersembahkan kampanye Shopee 11.11 Big Sale, festival belanja paling ditunggu-tunggu di seluruh wilayah […]