Pembuat Smartphone China Xiaomi Investasikan $ 10 Miliar untuk Kendaraan Listrik

Editor Pendiri dan CEO Xiaomi Lei Jun menghadiri upacara peluncuran ponsel andalan Xiaomi Mi 9 di Beijing, Cina. / Reuters
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Xiaomi Corp China mengumumkan rencana untuk menginvestasikan $ 10 miliar dalam bisnis kendaraan listrik pintar (EV) baru, dan secara terpisah untuk merilis chip komputasi yang dikembangkan sendiri, seiring dengan perkembangan grup dari bisnis inti ponsel cerdasnya.

Pada acara streaming langsung yang diadakan pada Selasa (30/3/2021), seperti dilansir dari al-arabiya.net, Rabu (31/3/2021), CEO Xiaomi Lei Jun, yang juga akan mengepalai unit Smart EV, mengatakan bahwa divisi tersebut akan menjadi “proyek wirausaha besar terakhir” dalam hidupnya.

Perusahaan awalnya akan menginvestasikan 10 miliar yuan ($ 1,52 miliar) dalam unit tersebut, dengan total tujuan investasi $ 10 miliar selama 10 tahun ke depan, katanya dalam pengajuan yang diterbitkan sebelumnya di bursa saham Hong Kong.

Peralihan perusahaan ke mobil mengikuti langkah serupa yang dilakukan oleh raksasa teknologi lain, di China dan luar negeri. Pada bulan Januari, raksasa pencarian China Baidu Inc mengatakan akan mengembangkan unit EV melalui kemitraan dengan pembuat mobil domestik Geely Automobile Holdings Ltd.

Bulan lalu, Reuters melaporkan bahwa raksasa ponsel pintar China Huawei Technologies Co Ltd sedang dalam pembicaraan dengan pembuat mobil milik negara Changan Automobile dan lainnya untuk memproduksi EV, sementara Apple Inc juga merencanakan masuk ke pasar EV, menurut laporan.

Reuters melaporkan pekan lalu bahwa Xiaomi sedang dalam pembicaraan untuk bermitra dengan pembuat mobil China Great Wall Motor Co untuk bantuan dalam pembuatan EV.

Xiaomi menolak mengomentari laporan tersebut, sementara Great Wall mengatakan dalam pengajuan pertukaran bahwa mereka belum membahas kemitraan seperti itu dengan Xiaomi. Lei tidak menyebutkan kemitraan dalam sambutan publiknya.

Selama acara jumpa pers, Xiaomi juga mengumumkan perilisan chip komputasi yang dikembangkan sendiri. Dikenal sebagai Surge C1, chip tersebut adalah prosesor sinyal gambar (ISP), yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan ponsel untuk memproses gambar dan video resolusi tinggi.

Baca Juga :  Anggota DPRD Jabar Apresiasi Pelayanan Samsat Terhadap Masyarakat Penyandang Disabilitas

Xiaomi mengatakan bahwa perusahaan membutuhkan waktu dua tahun dan menghabiskan 140 juta yuan dalam biaya penelitian dan pengembangan untuk mengembangkan chip tersebut, yang akan ditempatkan di ponsel lipat Mi Mix yang baru diumumkan milik perusahaan.

Perusahaan telah lama mencoba untuk memecahkan sektor semikonduktor, meskipun hingga saat ini keberhasilannya terbatas dibandingkan dengan saingannya pembuat Android China, Huawei.@mp alam

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemerintah Saudi Diharapkan Segera Keluarkan Asuransi Bagi PRT yang Melarikan Diri

Rab Mar 31 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Kementerian Pembangunan SosialĀ  dan Sumber Daya Manusia Arab Saudi diharapkan segera mengumumkan keputusannya untuk memperkenalkan skema baru asuransi bagi pembantu rumah tangga(PRT) yang melarikan diri atau mereka yang menolak untuk melanjutkan pekerjaan atau juga keengganan untuk menyelesaikan masa kontrak mereka. Masa berlaku polis asuransi selama dua tahun […]