Pemdes Montongsari Resmikan Jembatan Welas Asih

Editor :
Kades Montongsari H. Sunaryo meresmikan jembatan welas asih yang menghubungkan Daerah Montongsari yang dipisahkan oleh sungai Mati (kali mati)./visi.news/anto saputro

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Pemdes Montongsari melaksanakan peresmian jembatan welas asih yang menghubungkan Daerah Montongsari yang dipisahkan oleh sungai Mati (kali mati) kemarin hari Sabtu, (02/01/2021).

Hadir dalam acara tersebut Kades Montongsari H. Sunaryo, Rektor Undip Prof Dr. H. Yos Johan Utama SH. M. Hum. beserta Ibu., Direktur PT. MSU Ir. Agus Tono Edi Prabowo, Anggota DPRD Komisi A Ganang, Ka Despermades Kendal Wahyu Hidayat SH. MH, Wakapolsek Weleri, WakaDanramil Waleri, Alumni SMPN 1 Weleri angkatan 76,77,79. juga Paguyupan Kades Weleri.

Pembuatan jembatan tersebut digagas oleh Direktur PT. MSU yaitu Ir. Agus Tono Edi Prabowo. Dalam sambutannya beliau menyampaikan,” Jembatan Welas Asih ini adalah bentuk kolaborasi 4 unsur, Warga Montong, Alumni SMPN 1 th 76,77,79 Keluarga Mbah Zoehdi, PT. MSU. Pemasangan Jembatan dengan bobot 8 ton berdiri dengan bantuan tenaga 100 orang lebih untuk mendorong jembatan sampai ke seberang. Dengan keterlibatan semua pihak, jembatan Welas Asih ini bisa berdiri murni dari dana swadaya,”, papar beliau.

Kades Montongsari juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu berdirinya jembatan welas asih, dengan berdirinya jembatan ini tentunya akan memberi kemudahan warga Montong untuk mengangkut hasil panen dan juga menambah nilai jual tanah yang diseberang sungai menjadi lebih tinggi. Semuanya tidak lepas dari kerjasama semua pihak. Harapan untuk kedepannya Prof Dr. H. Yos Johan SH. M. Hum., dan Despermades Kendal, kami tunggu arahannya untuk kemajuan Desa Montongsari, ucapnya.

Pemotongan rangkaian bunga melati sebagai tanda peresmian dilakukan oleh Prof. Dr. H Yos Johan Utama SH. M. Hum. Dengan begitu jembatan tersebut sudah resmi dapat digunakan oleh masyarakat sekitar.

Disela sela acara Prof. Dr. H. Yos Johan Utama SH. M.Hum menjelaskan “semua ini berbasis riset dan saya menanti masukan dan permohonan dari pemdes Montongsari, semua ada Masterplannya nanti akan dilihat potensi yang ada di daerah ini dan semua itu pastinya melibatkan semua pihak,” pungkasnya. @anto.

Baca Juga :  Gubernur dan Wakil Gubenur Diadukan ke Bawaslu Jawa Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Curug Siliwangi yang Dikeramatkan Ternyata Wanawisata Terabaikan

Ming Jan 3 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS — Curug Siliwangi yang terletak di areal wanawisata Gunung Puntang di komplek Gunung Malabar di lahan RPH Logawa, yang dikelola BKPH Banjaran, KPH Bandung Selatan. Lokasi wisata yang terabaikan dan nyaris tidak diketahui. Malah masyarakat Kabupaten Bandung sendiri pun, hampir tidak mengetahui keberadaannya selama ini. Wanawisata yang berada […]