Search
Close this search box.

Pemkab Bandung Gelar OPM Berusbsidi di 3 Kecamatan: Ribuan KPM Berburu Sembako Murah

Pemkab) Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) melaksanakan operasi pasar murah (OPM) bersubsidi di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Majalaya, Paseh dan Ibun Kabupaten Bandung, Selasa (16/12/2025)./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) melaksanakan operasi pasar murah (OPM) bersubsidi di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Majalaya, Paseh dan Ibun Kabupaten Bandung, Selasa (16/12/2025).

Gerakan OPM bersubsidi ini bertepatan jelang Hari Raya Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kegiatan OPM bersubsidi itu diburu oleh ribuan warga selaku keluarga penerima manfaat atau KPM. Gerakan OPM bersubsidi itu dengan sasaran masyarakat dengan kondisi ekonomi yang kurang beruntung, sehingga pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp 56.700/paket dari harga normal Rp 96.700 per paket.

“Masyarakat selaku keluarga penerima manfaat hanya menebus sebesar Rp 40.000/paket, sehingga harga sangat terjangkau dan murah. Giat OPM bersubsidi ini untuk memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari. Melalui OPM berusbsidi ini bukti konkret kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan pangan,” kata Kepala Disperdagin Dicky Anugrah di Majalaya.

Dicky Anugrah pun turut merinci gerakan OPM bersubsidi yang disebar di tiga kecamatan tersebut. Untuk Kecamatan Ibun sebanyak 2.600 paket, Kecamatan Paseh 2.600 paket dan Kecamatan Majalaya 2.546 paket.

“Setiap paketnya berisi 3 kilo beras premium merk punakawan, 1 liter minyak merk minyak goreng Kita, 1 kg gula merek Manis Kita, dan 1 kilo tepung terigu merk Tulip,” jelasnya.

Dicky Anugrah mengatakan dari setiap paket yang mereka tukar dengan nilai Rp 40.000 itu, bisa digunakan untuk menyambung kebutuhan sehari-hari.

“Gerakan OPM bersubsidi ini sudah menjadi agenda rutin pemerintah, sehingga OPM ini bukan hanya dilaksanakan jelang Hari Raya Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 ini saja. Melainkan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bandung sudah rutin melaksanakan gerakan GPM bersubsidi yang dilaksanakan serentak di semua kecamatan di Kabupaten Bandung,” tuturnya.

Baca Juga :  Insiden Kekerasan di SMKN 3 Tanjabtim, Begini Kronologinya

Dicky Anugrah menegaskan gerakan OPM bersubsidi ini dalam upaya pengendalian inflasi di daerah. Selain itu dalam upaya pengendalian harga jual bahan pangan. @kos

Baca Berita Menarik Lainnya :