Pemkab Bandung Raih TOP Digital Awards

Editor Pemkab Bandung mendapat penghargaan dari Majalah IT Works. /visi.news/humas
Silahkan bagikan
  • Bupati DS, “Digitalisasi, pangkas birokrasi dan percepat pelayanan”

VISI.NEWS – Pemkab Bandung mendapat penghargaan dari Majalah IT Works, sebagai pemerintah daerah yang mampu mengimplementasikan digitalisasi dalam sistem pemerintahannya. Penghargaan TOP Digital Awards tersebut, diterima Bupati Bandung Dadang Supriatna dari Pimpinan Redaksi Majalah IT Works, Lutfi Handayani, di sela acara Launching Kabupaten Bandung Go Digital Transparency Bedas di Gedung Mohamad Toha, Soreang beberapa waktu lalu.

TOP Digital Awards sendiri merupakan penghargaan yang diikuti oleh ratusan instansi pemerintahan, baik kementerian, provinsi maupun kabupaten kota, serta korporasi bisnis yang ada di Indonesia. Event tersebut juga didukung beberapa pihak, antara lain Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Wantiknas), Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) dan Asosiasi Perusahaan Konsultan Telematika Indonesia (Aspekti).

Selain menerima penghargaan, pada kesempatan itu bupati juga mengukuhkan Forum Smart City Kabupaten Bandung sekaligus melaunching 18 aplikasi dalam mendukung terwujudnya Smart City di wilayah yang dipimpinnya itu.

“Dengan launching Kabupaten Bandung Go Digital Tranparency Bedas ini, merupakan salah satu upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, yaitu dalam rangka percepatan proses pelayanan. Karena kalau dengan digitalisasi, ini prosesnya bisa lebih cepat dan lebih cerdas, dibandingkan secara manual,” ujar bupati.

Melalui digitalisasi sistem itu, ia juga berharap informasi terkoneksi dan terintegrasi di satu titik. Sehingga masyarakat yang membutuhkan informasi tertentu, cukup dengan mengklik di gawai atau HP nya. Baik itu informasi pemerintahan desa, kecamatan hingga tingkat kabupaten.

Selain itu di era digitalisasi, tuturnya, jangan sampai pelayanan terganggu alasan prosedural. DI antaranya melalui tanda tangan elektronik. Seorang pejabat di manapun saat itu berada, bisa melakukan penandatanganan tanpa harus bertemu dengan pemohon, atau dengan alasan jauh dari berkas permohonan.

Baca Juga :  Pasca Pandemi, Danone Indonesia dan Kampus Bisnis Umar Usman Dorong UMKM Go Digital dan Modern

“Nah contohnya saya, kapanpun dan di manan bisa tanda tangan, cukup dengan barcode dan password saja. Pelayanan bisa berjalan tanpa harus menunggu saya. Ini salah satu untuk memotong birokrasi yang selama ini cenderung lambat. Maka kita hapus keterlambatan birokrasi itu melalui digitalisasi,” tutur Dadang Supriatna.

Di tempat yang sama, pria yang akrab disapa Kang DS itu, juga meluncurkan Radio Kandaga 100.8 FM. Selama ini, radio milik Pemkab Bandung itu mengudara pada gelombang AM. Kang DS berharap Kandaga bisa menjadi alat penyebarluasan informasi pemerintah daerah.

“Aparatur di kewilayahan di tingkat kecamatan maupun desa dan kelurahan, ini wajib standby memantau informasi melalui Radio Kandaga setiap harinya. Sehingga bila ada informasi penting bisa langsung menyampaikan kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing. Nanti saya buat perbupnya,” kata Kang DS.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfo) Kabupaten Bandung Yudhi Abdurrahman memaparkan, dari 18 aplikasi yang diluncurkan, 13 dikembangkan Diskominfo, sedangkan 5 aplikasi dikembangkan perangkat daerah lainnya.

Program Kabupaten Bandung Go Digital Transparency itu, merupakan dukungan terhadap salah satu prioritas dalam Program 99 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Bandung, yaitu Smart City.

13 aplikasi yang dikembangkan Diskominfo, antara lain Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Online, Antrian Layanan Catatan Sipil, e-Office, Bela Diri, PPID, e-Hibah Bansos, Sistem Informasi Manajemen Statistik Daerah, Pengembangan Portal Desa, Sistem Informasi PKK (Sip Bedas), Sistem Informasi Manajemen Isu-isu Strategis (Simanis), Kanal WA, Satu Data Kabupaten Bandung dan Portal Kabupaten Bandung Bedas Manunggal.

Sedangkan 5 aplikasi yang dikembangkan perangkat daerah lainnya, yaitu Sistem Informasi Produk Hukum Bedas (Siprodas) oleh Bagian Hukum Setda, Data Informasi Berbasis Data Base Sosial dan Kemiskinan (Dibedasken) oleh Dinsos, Sistem Layanan Informasi Perizinan Terpadu Pasti Bersih dan Tuntas (Samirindu Pasti Bedas) oleh DPMPTSP, Sistem Informasi Cipta Lingkungan (Sicikal) oleh Satpol PP, dan aplikasi Sibangkit UKM oleh Diskop UKM.

Baca Juga :  TAUSIAH: Meniti Jalan Istikamah

“Kita akan mengintegrasikan semua aplikasi ini dalam satu portal, sehingga masyarakat dimudahkan dalam mengakses informasi-informasi. Terutama terkait penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Bandung,” papar Yudhi.@alfa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

KHUTBAH JUMAT: Mempersiapkan Bekal Sebelum Kematian

Jum Jul 30 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ‎ إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْه ُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.‎ اَللَّهُمَّ […]