Pemkab Bandung Siap Laksanakan PPDB di Bulan Juni

Editor Bupati Bandung, HM. Dadang Supriatna./visi.news/ist.
Silahkan bagikan

Bupati, ‘Kami evaluasi berapa sekolah yang siap tatap muka’

VISI.NEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung berencana melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Juni mendatang. Hal tersebut diungkapkan Bupati Bandung Dadang Supriatna disela-sela Acara Peresmian Komplek Pendidikan Yayasan Nurul Falah Sekolah Cinta Ilmu (SCI), di Kelurahan Wargamekar, Kecamatan Baleendah, Minggu (30/05/2021).

“Kami prioritaskan PPDB ini akan dimulai pada bulan Juni. Kami juga akan coba untuk kegiatan belajar mengajarnya dengan tatap muka. Bagaimanapun tatap muka lebih efektif daripada daring. Di mana ada gestur si pendidik atau si pengajar yang bisa dilakukan dan ditiru oleh anak-anak atau siswa. Jadi awal Juni nanti kami akan evaluasi berapa sekolah yang sudah siap tatap muka, tapi tetap dengan penerapan protokol kesehatan (protkes) covid-19 yang ketat,” terang Bupati Dadang Supriatna.

Melihat masih kurangnya sarana pendidikan di beberapa wilayah, pihaknya juga berencana akan menambah sekolah, baik itu tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Masih ada daerah yang kekurangan sekolah SD dan SMP. Seperti di Desa Rancamanyar Kecamatan Baleendah, masih kurang SDnya. Kalau ada sekolah swasta akan kami dorong, tapi kalau belum, kami jadikan penambahan sekolah baru,” ungkapnya.

Usai meresmikan yayasan yang memiliki visi menghasilkan insan aplikatif dan religius itu, Bupati Dadang Supriatna meninjau sejumlah sarana prasarana di SCI.

“Protkesnya sudah cukup baik. Tersedia tempat cuci tangan, di kelas kursi dan meja siswa berjarak. Jumlah siswa dalam satu kelas pun tidak terlalu banyak, hanya 15 siswa dan mereka dirapid antigen secara berkala,” kata bupati.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini mengapresiasi kehadiran lembaga islami tersebut, karena dipandangnya dapat mendukung visi misinya dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Bandung yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera (Bedas).

Baca Juga :  Ini Yang Harus Dilakukan Begitu Seseorang Didiagnosis Diabetes

“Semoga yayasan ini bisa mencetak anak-anak generasi islam yang cerdas, amanah, tabligh dan fatonah. Membentuk sumber daya manusia berkualitas, yang tidak hanya cerdas intelektual, namun juga harus cerdas ahlaknya. Ini selaras dengan harapan saya untuk bisa menciptakan kondisi masyarakat yang agamis”, tuturnya.

Pada kesempatan itu, bupati yang biasa disapa Kang DS ini mengajak semua pihak untuk menjadikan SCI sebagai wadah pembentukan karakter islami. SCI, lanjut Kang DS bisa menjadi benteng generasi muda islam dari permasalahan bangsa saat ini, “Seperti narkoba, radikalisme, LGBT dan kemaksiatan lainnya”, harap Kang DS.

Ia pun menambahkan, pihaknya akan terus mendukung pembangunan sarana pendidikan SCI. “Karena kami yakin keberadaan SCI ini bisa berkontribusi positif bagi masyarakat setempat khususnya dan bagi dunia pendidikan umumnya,” harapnya pula.

Kedepannya, Kang DS juga akan menyiapkan program beasiswa bagi siswa/siswi SMA atau MA yang berprestasi.

“Kami akan siapkan beasiswa dari anggaran dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) bagi siswa yang berprestasi minimal tahfidz Al-Quran 3 juz. Kami juga telah kerjasama dengan Unpad dan UIN,” pungkas Kang DS. @mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

RUMAH ALLAH: Ketika Penggunaan Pengeras Suara di Masjid Sudah Dianggap Mengganggu

Sen Mei 31 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Membaca Al-Quran dan azan adalah bagian dari ibadah bagi muslim. Hanya saja, jika hal itu dilakukan dengan pengeras suara dengan volume yang tinggi bisa menjadi masalah. Itu sebabnya, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menetapkan kebijakan untuk membatasi penggunaan pengeras suara di masjid-masjid. Kebijakan tersebut diambil berdasarkan sejumlah problem yang dirasakan masyarakat di […]