Pemkab Karawang Sebut Tak Ada Korban Jiwa dalam Kejadian Keracunan Gas

Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa keracunan warga akibat bocornya pipa gas milik PT Pindo Deli Pulp And Paper Mills 2./antara/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa keracunan warga akibat bocornya pipa gas milik PT Pindo Deli Pulp And Paper Mills 2.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun ada 80 orang yang harus menjalani perawatan,” kata Aep di Karawang, Kamis (3/6/2021), seperti dilansir Antara.

Ia mengatakan puluhan warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang keracunan gas akibat bocornya pipa gas itu dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut dia, PT Pindo Deli Pulp And Paper Mills 2 harus bertanggung jawab atas kebocoran pipa gas miliknya sebab cukup banyak masyarakat yang mengalami keracunan.

“A memediasi warga dengan PT Pindo Deli 2, sesuai dengan keinginan warga,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, pihaknya sudah memasang garis polisi di lokasi kebocoran pipa gas tersebut.

“Police line (garis polisi) sudah dipasang. Jadi tidak ada kegiatan di lokasi sampai Tim Puslabfor Mabes Polri datang ke lokasi,” katanya.

Ia menyampaikan, pihaknya akan terus melakukan pendalaman terkait dengan kasus kebocoran pipa gas pabrik PT Pindo Deli 2 itu.

Pengumpulan bukti-bukti serta keterangan dari saksi-saksi seputar penyebab terjadinya kebocoran pipa gas itu mulai dilakukan.

Sebelumnya pada tahun 2017 dan 2018 warga setempat juga mengalami penderitaan yang sama akibat bocornya cerobong asap milik perusahaan di daerah itu. @fen

Baca Juga :  MAUNG BANDUNG: Belum Sempurna dan Belum Puas

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kemenhan Pastikan Laki-Perempuan Boleh Daftar Komcad

Jum Jun 4 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Direktur Jendral Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Mayjen TNI Dadang Hendrayudha mengatakan siapa saja boleh mendaftar Komponen Cadangan (Komcad), baik pria maupun wanita asalkan berusia 18-35 tahun dan memenuhi syarat lainnya. “(Perempuan dan laki-laki), boleh siapa saja silahkan daftar,” kata Dadang ditemui di Kompleks DPR, Rabu (2/6/2021) seperti […]