VISI.NEWS | BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar program Bandung Great Sale 2025 yang menjadi pesta belanja dengan diskon besar-besaran, yang berlangsung selama 11 hari mulai tanggal (28/8/2025) sampai (7/9/2025).
Mengusung tagline ‘Discover Bandung, Enjoy The Sale’, BGS 2025 bukan sekadar ajang diskon besar-besaran, tapi bagian dari ekosistem besar yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Acara ini menjadi puncak dari rangkaian Bulan Belanja Bandung, yang sebelumnya diisi dengan Indonesia Shopping Festival, Pasar Kreatif Bandung, dan Hari Belanja Diskon Indonesia.
Nantinya sebelum berakhir, akan ada acara penutupan BGS 2025. Jadwal dan lokasi penutupan Bandung Great Sale tahun ini akan berlangsung pada (6/9/2025) di Summarecon Mall Bandung, Gedebage, Kota Bandung.
Rangkaian acara penutupan Bandung Great Sale 2025 di Summarecon Mall Bandung (Summaba) pada Sabtu malam juga tak akan kalah meriah dengan saat pembukaan di Festival Citylink Mall.
Malam penutupan BGS 2025 akan diwarnai pertunjukan musik, pesta kembang api, serta Bandung Festive Light atau festival lampu. Pesta kembang api dihadirkan sebagai simbol semangat Bandung yang selalu hidup.
Beberapa artis bintang tamu yang bakal hadir memeriahkan BGS 2025 di Summaba sepanjang (4-7/9/2025) antara lain Kuburan Band, T Five, hingga DJ Gio.
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menyebut, BGS sebagai identitas Kota Bandung yang harus dikenal lebih luas lagi.
Erwin berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dan wisatawan semakin bangga dengan Bandung.
“BGS 2025 bukan sekadar diskon belanja, tapi perjalanan panjang yang terintegrasi. Kami ingin memperkuat posisi Bandung sebagai kota kreatif sekaligus destinasi belanja,” ujar Erwin dikutip dalam keterangannya, Kamis (28/8/2025).
BGS 2025 melibatkan 21 mal dan 884 merchant dari 15 sektor usaha. Mulai dari hotel, restoran, ritel, clothing, hingga UMKM yang jumlahnya mencapai 85 partisipan.
Diskon yang ditawarkan mencapai 80 persen, ditambah berbagai promo transportasi dan akomodasi, sehingga manfaatnya dirasakan masyarakat luas.
Oleh karenanya, Erwin berharap, acara ini memberi dampak nyata bagi semua kalangan.
“Efek ekonomi dari BGS jangan hanya dirasakan pengusaha besar, tapi juga UMKM dan masyarakat luas. Kami ingin ada kesetaraan agar semuanya bisa tumbuh bersama,” katanya.
Sementara itu, Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, memastikan pula bahwa BGS 2025 akan melibatkan sejumlah pelaku UMKM asal Kota Bandung. Harapannya, UMKM Kota Bandung dapat terus melesat menampilkan produk terbaiknya.
“UMKM justru punya peluang besar memperluas pasar dan memperkenalkan produk unik khas Bandung. Inilah yang membuat BGS semakin berwarna,” ucap Ronny. @desi












