Pemkot Depok Lacak Keluarga Tenaga Kesehatan yang Positif Corona

Wali Kota Depok Mohammad Idris./antara.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat, sudah melakukan tracing atau pelacakan ke keluarga para tenaga kesehatan RSUD Depok yang terkonfirmasi positif corona atau Covid-19, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Keluarganya sudah kami tracing, dan untuk tenaga kesehatan tersebut yang memiliki orang tua di rumahnya tidak kami izinkan untuk isolasi mandiri,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris di Depok, Sabtu (23/5), seperti dilansir Antara.

Untuk itu, kata dia, seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok akan dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) yang lengkap. Komitmen tersebut dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 di RSUD Depok sebagai rumah sakit rujukan Covid -19.

Dikatakannya, para tenaga kesehatan yang diberikan APD lengkap termasuk petugas yang memeriksa tekanan darah pasien serta petugas yang bekerja di Instalasi Gawat Darurat (IGD), ataupun rawat inap RSUD Depok.

“Penambahan Pasien Dengan Pengawasan (PDP) dan terkonfirmasi positif cukup signifikan jumlahnya. Lalu kini ditambah tenaga kesehatan RSUD Depok positif sejumlah 15 orang. Maka ini akan menjadi perhatian bersama khususnya mengenai kelengkapan APD,” katanya.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok Jawa Barat menutup sementara pelayanan poliklinik selama 14 hari ke depan, mulai tanggal 22 Mei hingga 8 Juni 2020 karena ada 15 tenaga kesehatan yang positif terkena Covid-19 itu. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Keluarga Diciduk Polisi, Empat Warga Sandera Tetangga & Minta Tebusan Rp 30 Juta

Sab Mei 23 , 2020
Jangan Lupa Bagikan– Mereka tidak tahu istri korban bukannya mengambil uang tetapi justru melapor ke polisi. VISI.NEWS – Kesal anggota keluarganya ditangkap polisi karena kasus narkoba, empat warga Palembang nekat menyandera tetangga dan meminta tebusan Rp 30 juta. Dua pelaku berhasil ditangkap dan mengakui perbuatannya. Kedua pelaku adalah Rudian Asmiri (48) dan Andi […]