Pemuda Pancasila dan HPDKI Bantu Korban Bencana Longsor di Cimanggung

Editor Jajaran Pemuda Pancasila Pimpinan Anak Cabang (PAC)Kecamatan Ibun, Selokanjeruk dan Ketua Himpunan Pengemar Domba dan Kambing (HPDKI) Kabupaten Bandung sedang menyerahkan bantuan untuk korban bencana longsor dan banjir di Posko Korban Bencana Banjir dan Longsor Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang, Selasa (12/1/2021)./visi.news/budimantara.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Pemuda Pancasila Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Ibun, Solokanjeruk dan Ketua Himpunan Penggemar Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) Kabupaten Bandung Baran Siswandi turut memberikan bantuan kepada para korban bencana alam tanah longsor di Dusun Bojongkondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (11/1/2021).

“Bantuan tersebut berupa sembako, obat-obatan, dan kebutuhan bayi. Inilah bukti pemuda berkarya pemuda bedas.
Karena hemat kami orang bedas itu bukan orang yang kuat memikul beban berat oleh sendiri (rakus). Tapi orang bedas orang yang bisa memikul bobot berat menjadi ringan dengan cara gotong-royong jadi tidak ada permasalahan susah atau barang berat kalo kita bekerja sama,” tutur Ketua Pemuda Pancasila PAC Kecamatan Ibun Risman Daryusman kepada wartawan VISI.NEWS di Cimanggung, Selasa (12/1/2021) malam.

Menurut Risman Daryusman, bantuan tersebut sebagai bentuk rasa kemanusiaan terhadap para korban bencana alam longsor yang merenggut puluhan orang di Dusun Bojongkondang tersebut.

“Kita juga dari Pemuda Pancasila PAC Kecamatan Ibun, Solokanjeruk dan Ketua HPDKI Kabupaten Bandung mengucapkan turut belasungkawa kepada keluarga korban tanah longsor tersebut,” ujar Risman Daryusman.

Dikatakan Risman Daryusman, memberikan bantuan kepada para korban bencana alam tersebut, sebagai bentuk kepedulian sosial.

“Mudah-mudahan bantuan yang kami berikan, bermanfaat bagi mereka,” ujarnya.

Ia mengatakan, kegiatan sosial yang dilaksanakan Pemuda Pancasila itu sebagai bentuk kegiatan rutin kemanusian, setelah sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Ibun. Yaitu membantu warga yang rumahnya tidak layak huni, untuk dilakukan renovasi total atau dibangun kembali. Selain itu membantu warga korban kebakaran.

Berdasarkan informasi yang didapat VISI.NEWS di lapangan, sampai hari Selasa malam, korban tanah longsor di Dusun Bojongkondang itu sudah ditemukan sebanyak 16 orang dan dalam pencarian sebanyak 24 orang. Sebelumnya 23 orang dalam pencarian karena diduga masih tertimbun tanah longsor.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Bandung: Setelah Vaksin Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Berdasarkan sumber di lapangan, ada penambahan satu orang korban dalam pencairan itu setelah ada keluarga korban yang melaporkan anggota keluarganya yang menerangkan hilang dan belum ditemukan kepada petugas setempat.

Diduga korban tertimbun longsoran tanah. @bud

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Pasar Tumpah Selama PPKM, Camat Ciparay: Prokes Ketat dan Pembatasan Jam Operasional

Rab Jan 13 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Di hari ke dua pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), kegiatan ekonomi pasar tumpah di beberapa desa di wilayah Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tetap bisa berjalan dengan syarat pelaksanaan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat. Pernyataan tersebut disampaikan Camat Ciparay, Gugum Gumilar, saat dihubungi VISI.NEWS via […]