Pendistribusian Bansos Tahap IV Provinsi Jawa Barat Telah Rampung

Editor :
Petugas saat melakukan pengontrolan bansos./visi.news/istimewa

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Pendistribusian bantuan sosial (bansos) tahap IV Provinsi Jawa Barat sudah rampung. Persentase tersebut telah berhasil yakni 94,95 persen, dari 1.903.583 Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS) penerima bansos, hanya 96.106 yang gagal.

Dalam laman humas yang dikirim ke laman pribadi, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jabar, Dodo Suhendar mengatakan, mobilitas masyarakat yang mulai tinggi menjadi salah satu kendala dalam penyaluran bansos tahap IV.

“Mobilitas menjadi salah satu kendala penyaluran. Saat petugas mengunjungi rumah penerima, penerima tidak ada di lokasi tempat tinggal,” kata Dodo, Rabu (30/12/2020).

Kendala lain dalam penyaluran bansos tahap IV, kata Dodo, adalah waktu penyaluran yang singkat. Pendistribusian bansos sendiri berlangsung pada Rabu (23/12/2020) sampai Rabu (30/12/2020).

Guna mempercepat pendistribusian, tambahnya, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar melibatkan PT Pos Indonesia, bank bjb, dan bank mandiri.

“Ada beberapa transisi kekosongan kepala desa sehingga desa tersebut terlambat memulai pendistribusian bansos,” ucapnya.

Dodo menjelaskan, pihaknya pun melibatkan kelurahan/desa. Dan Kelurahan/desa dapat mengajak Ketua Rukun Warga (RW) maupun Ketua Rukun Tangga (RT).

“Ini artinya, pihak Kelurahan/desa dapat mendistribusikan langsung ke rumah warga maupun menggelar pembagian secara terpusat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun,” tambahnya.@bik

Baca Juga :  Perludem: Resikonya Besar bila Pilkada Tetap Dilanjutkan

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Oknum Guru Cabuli Anak di Bawah Umur di WC Musala

Kam Des 31 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Perbuatan lelaki berinisial YM (33) ini tidak patut ditiru. Berprofesi sebagai guru, namun pria tersebut tidak mendidik. Oknum guru tersebut malah mencabuli anak gadis di bawah umur. Aksi pencabulan dan kekerasan seksual tersebut dilakukan di sebuah toilet musala di wilayah Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Kini […]