Search
Close this search box.

Pengkhianatan Teman Lama di Balik Pembunuhan Pria di TPU Jakasampurna Bekasi

Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara di TPU Komplek Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Minggu (11/1/2026), lokasi ditemukannya jasad Marcellino Dwi Tirta yang tewas diduga dibunuh oleh dua teman lamanya./visi.news/ilustrasipembunuhan.

Bagikan :

VISI.NEWS | BEKASI — Kasus penemuan jasad pria di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Komplek Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi, akhirnya menemui titik terang. Korban yang diketahui bernama Marcellino Dwi Tirta (25) ternyata tewas dibunuh oleh dua orang yang merupakan teman lamanya sendiri. Motif pembunuhan ini dipicu persoalan utang yang berubah menjadi dendam berkepanjangan.

Jasad Marcellino ditemukan pada Minggu, 11 Januari 2026, dalam kondisi tertutup dedaunan kering di area pemakaman. Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang peziarah yang tengah berziarah sekitar pukul 15.00 WIB. Kecurigaan muncul ketika saksi melihat bagian kaki manusia di balik tumpukan daun, sebelum akhirnya memastikan adanya sesosok mayat dan melaporkannya kepada pengurus makam serta pihak kepolisian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan hasil penyelidikan awal mengarah pada motif pribadi yang melibatkan persoalan keuangan antara korban dan pelaku.

“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, motif pembunuhan diduga karena rasa dendam terkait persoalan utang antara korban dan para pelaku,” ujar Budi, Rabu (14/1).

Dalam waktu singkat, polisi berhasil menangkap dua tersangka berinisial Joko Pribadi (JP) dan Gunawan (G) pada Selasa, 13 Januari 2026. Keduanya diketahui memiliki peran langsung dalam peristiwa pembunuhan tersebut.

“Dua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial JP dan G. Keduanya berperan sebagai eksekutor,” kata Budi Hermanto.

Fakta lain yang terungkap, hubungan antara korban dan para pelaku bukanlah hubungan baru. Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rohim menyebut ketiganya telah saling mengenal sejak lama.

“Hubungan pelaku dan korban adalah teman lama,” ujarnya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan Tim Identifikasi Polrestro Bekasi Kota, polisi menemukan adanya tanda-tanda kekerasan serius pada tubuh korban. Pada bagian leher ditemukan bekas jeratan menggunakan tali ikat pinggang, sementara wajah korban mengalami luka memar disertai bercak darah. Saat ditemukan, korban mengenakan celana jins panjang dan kaos lengan panjang berwarna abu-abu, dengan sebuah pod vape berada di saku celana sebelah kiri.

Baca Juga :  Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 30 April 2026

Hingga kini, penyidik Subdit Jatanras Polda Metro Jaya masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap secara rinci kronologi pembunuhan serta memperjelas peran masing-masing tersangka. @kanaya

Baca Berita Menarik Lainnya :