Peningkatan Efektivitas Perencanaan LKJIP Tahun 2024

Editor Achmad Syaifudin Rahadhian, memberikan sambutan pada kegiatan Penguatan Kapasitas Pejabat Struktural Perencanaan dan Operator. /instagram tangkap layar/ @kpuprovinsijabar
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat, Achmad Syaifudin Rahadhian, memberikan sambutan pada kegiatan Penguatan Kapasitas Pejabat Struktural Perencanaan dan Operator. Acara ini diselenggarakan oleh KPU RI di Hotel Grand Mercure Bandung, Kamis (20/6/2024). Dalam sambutannya, Achmad Syaifudin menyampaikan kegembiraannya karena Bandung dipilih sebagai lokasi kegiatan ini. Sebagai tuan rumah, KPU Provinsi Jawa Barat siap memberikan dukungan selama kegiatan berlangsung.

Beliau juga mengingatkan para peserta, termasuk 7 KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota, untuk mengikuti kegiatan dengan baik agar dapat meningkatkan pemahaman tentang Tata Cara Penyusunan LKJIP Tahun 2024.

Aplikasi Smart DJA dan E-Monev Bappenas memiliki peran penting dalam LKJIP Tahun 2024. Berikut adalah penjelasan mengenai peran keduanya:

Smart DJA (Dana Jaringan Akses):

Monitoring dan Evaluasi: Smart DJA memungkinkan pemantauan dan evaluasi yang lebih efisien terhadap penggunaan dana jaringan akses. Dengan aplikasi ini, KPU dapat memantau realisasi anggaran, progres pembangunan, dan kinerja infrastruktur secara real-time.

Transparansi: Smart DJA memastikan transparansi dalam penggunaan dana, termasuk pelaporan dan dokumentasi yang akurat. Informasi ini dapat diakses oleh semua pihak terkait.

Optimalisasi Penggunaan Dana: Aplikasi ini membantu KPU dalam mengalokasikan dana dengan lebih bijaksana, memastikan efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaan program.

E-Monev Bappenas (Elektronik Monitoring dan Evaluasi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional):

Pemantauan Program Nasional: E-Monev Bappenas memfasilitasi pemantauan pelaksanaan program dan kegiatan nasional. KPU dapat melacak capaian target, indikator, dan dampak dari program LKJIP Tahun 2024.

Koordinasi dan Kolaborasi: Aplikasi ini memungkinkan KPU berkoordinasi dengan instansi terkait dan berbagi informasi secara efisien. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat ditingkatkan melalui platform ini.

Baca Juga :  Bagaimana Jadi Pekerja Migran? Ini Tips dari Yayasan Kesuma Cahaya Global

Pelaporan dan Analisis: E-Monev Bappenas menyediakan fitur pelaporan yang komprehensif dan analisis data. KPU dapat menghasilkan laporan berkualitas untuk mendukung pengambilan keputusan.

Dengan memanfaatkan kedua aplikasi ini, KPU dapat meningkatkan efektivitas perencanaan dan pelaksanaan LKJIP Tahun 2024 serta memastikan penggunaan dana yang optimal. Semoga penjelasan ini membantu!

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat kapasitas pejabat struktural perencanaan dan operator. Dalam acara ini, peserta akan memperoleh pemahaman lebih mendalam tentang Tata Cara Penyusunan LKJIP Tahun 2024.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh beberapa pejabat, termasuk Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi KPU RI, Kepala Bagian Program dan Anggaran KPU RI, serta Kepala Sub Bagian Monitoring dan Evaluasi KPU RI. Selain itu, Kepala Bagian Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Provinsi Jawa Barat, serta Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Kepala Sub Bagian Perencanaan Data dan Informasi dari 27 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat juga turut hadir.

@rizalkoswara

Shinta Dewi P

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Braga Makin Canggih: Pemkot Bandung Hadirkan Wifi Gratis dan Smart Pole

Sab Jun 22 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung terus berinovasi dalam menyediakan fasilitas terbaik bagi warga dan wisatawan. Kini, kawasan ikonik Jalan Braga dilengkapi dengan fasilitas wifi gratis yang dapat diakses di depan Hotel Gino Feruci Braga. Pengadaan wifi gratis ini merupakan langkah awal menuju penciptaan area dengan Smart Pole, […]